Saat kita menerima penolakan atau ditinggalkan seseorang, contoh paling mudah bila kita sedang menaksir seseorang, lalu saat kita menyatakan cinta kita, orang tersebut menolak ungkapan cinta kita, bahkan pergi meninggalkan kita, rasanya sungguh menyakitkan.
Film “The Pursuit of Happiness” mengangkat kisah nyata Chris Gardner yang memilukan. Chris Gardner adalah seorang gelandangan yang berhasil menjadi miliuner. Sebelum menjadi wirausahawan kaya raya, investor, broker saham, pembicara motivasional, pengarang dan filantropis Amerika, Chris sempat mengalami kebangkrutan karena usaha yang gagal dan ditinggalkan istri pada waktu bersamaan. Chris benar-benar menjadi pecundang dan tuna wisma bersama anaknya yang masih balita, makan seadanya dan menghadapi tekanan rasisme karena ia berkulit hitam. Mereka pernah tidur di toilet, di stasiun kereta api, di taman, di sebuah tempat penampungan, hingga di kolong meja tempat kerjanya setelah rekan-rekan kerjanya pulang.
Tidak ada yang mengingkari bahwa ditolak dan ditinggalkan adalah hal yang menyakitkan. Contoh saat seorang pejabat negara harus menghadapi sidang pengadilan, orang-orang yang dulu berada disekelilingnya, kini pergi meninggalkan dia, meski belum tentu is terbukti bersalah. Pejabat itu harus menguasai kemarahannya dengan menguasai dirinya, karena ia sadar ia tidak boleh membenci orang-orang itu karena hanya akan memisahkan orang-orang itu dari hidupnya.
Jangan biarkan rasa sakit membuat kita marah dan menjadikan kepahitan dalam kehidupan kita. Caranya adalah dengan tidak memperbesar masalah dan tidak membahasnya berulang-ulang, Hal ini akan mengurangi rasa sakit itu. Jaga keriangan kita walaupun dalam keadaan tertolak dan ditinggalkan, sebab keriangan sejati bukan berasal dari sekelompok manusia saja. Masih ada sahabat-sahabat sejati yang setia mendampingi kita. Fokuslah kepada rencana hidup kita, dan gunakan pengalaman kita sebagai titik tumpu untuk sebuah kesuksesan.
Bila kita ditolak dan ditinggalkan seseorang, buatlah tanggapan yang positif. Hilangkan rasa sakit hati ketika ditolak dan ditinggalkan.
Perkecil rasa sakit hati dengan cara segera melupakan penolakan dan tidak membahasnya berulang-ulang. Jadikan penolakan sebagai titik tumpu untuk melejit ke atas.
Tangerang Selatan, 27 September 2021.
@sg







![20200915_175220[1]](https://terbitin.id/wp-content/uploads/2020/09/20200915_1752201.jpg)




