Tak henti mulutku mengucapkan syukur, menanti waktu gajian uang ini sudah mencukupi mungkin lebih, batinku. Senyumku cerah walau masih ada rasa mengiris karena ayam yang selalunya menjadi tumpuan jika kekurangan Selengkapnya
celoteh Nyakbaye
Belajar dari Rasa Sakit (1)
Netraku nanar menatap wadah penyimpan beras, hanya tinggal dua cup saja berarti tidak sampai sekilo. Rasa nyeri mendadak menyerang dadaku, masih ada sepekan sebelum uang lelah bekerja aku terima. Kasbon Selengkapnya
Belahan Jiwa (3)
“Kita perlu bicara, tak akan selesai jika Intan terus menghindar.” Suara yang biasanya membuatku merindu. “Baru satu kali Intan menghindar, apakah itu menyakitkan Abang? Pernahkah Abang berpikir berapa banyak Abang Selengkapnya
Belahan Jiwaku (2)
Kamar yang sudah dua tahun kami siapkan untuk anak kami, tapi nasib berkata lain Aku harus kehilangan anak kami dalam usia kandunganku sudah enam bulan, dan sampai sekarang aku Selengkapnya
Belahan Jiwaku (1)
Perbincangan yang sejak tadi tak ada sudahnya, emosiku sudah tidak stabil semakin aku menahannya semakan sakit kepala rasanya. Menatap netra yang sejak tadi berusaha menghindar, semakin jauh dari kebenaran apa Selengkapnya
Sudut Hati (End)
Suasana riuh tentu membuat semua gembira, aku langsung meninggalkan Bang Rusdy menuju meja prasmanan yang menyediakan aneka makan yang menggugah selera. “Bukannya berterima kasih, main nyelong saja katanya Bu Guru Selengkapnya
Sudut Hati (1)
Beberapa hari ini terasa matahari di atas ubun – ubun, rasanya lebih baik mendekam di dalam kamar saja libur ini, aku melepas jilbab dikepala yang membuat kepalaku menjadi gatal. Aku Selengkapnya
Antara Dua Rasa (End)
Flashback “Juara satu kelas XI IPA 2 adalah.” Deg deg jantungku. Aku selalu bersaing dengan Adnan untuk posisi ini, aku merutuk wakil kepala sekolah urusan siswa yang selalu mempermainkan kami Selengkapnya
Antara Dua Rasa (1)
Kepalaku terasa berat, sudah beberapa hari ini aku merasakan meriang yang membuat semua kerja ototku agak terganggu. Menjadi abdi negera bukan berarti bisa duduk tenang menunggu gaji keluar di awal Selengkapnya
Hadiah Kehidupan
Hening malam menambah volume aduanku kepada – Nya, sesak dada ini sedikit berkurang semoga besok lebih baik lagi. Kantuk masih mengelayut di mataku tapi jika aku bermalas – malasan maka Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 6
- 7
- 8
- 9
- 10
- …
- 26
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
















