Jam menunjukkan pukul setengah sepuluh ketika kami sampai di rumah, aku membawa semua barang ke dapur, tanpa menganti baju lagi aku mulai mengeksekusi untuk makan siang. “Bunda kita jadikan kerumah Selengkapnya
Cerita kehidupan
Salam Mimpi (part awal)
Hamparan hijau membentang, merpati saling berkejar. Aku menikmati pemandangan indah di depanku dengan senyum tersunging manis di bibir. Semua menyejukkan netraku, binar bahagia tidak hanya di mata tapi seluruh jiwa Selengkapnya
Lamunanku (5)
Pak Daud datang untuk merisik.” Dor jantungku seperti terkena tembakan yang membuat sekujur tubuhku merasa sakit, dan yang paling sakit adalah hatiku. Pak Daud yang seumuran Pak Cik berniat melamarku Selengkapnya
Lamunanku (3)
“Sinta, jangan lembur malam ini. Tolong Mak Cik memasak ada tamu yang nak datang.” Sambutan pagiku hari ini, belum juga masuk segelas air untuk mememani pagiku tapi permintaan Mak Cik Selengkapnya
Lamunanku (2)
Aku kembali mengenang nasib diri menumpang, sampai kapan akan menumpang, jika benar selentingan di kantor akankah aku salah satu dari yang akan diberhentikan. Hembusan napas terasa berat, tapi apa yang Selengkapnya
Lamunanku (1)
Langit yang sejak dari pagi sudah muram, tentunya dibarengi udara yang dingin membuat mataku merasa mengantuk. Pekerjaan di depanku menumpuk tapi tak ada niatku untuk memulai pekerjaan. Akhir pekan seharusnya Selengkapnya
Durasi Cinta (4)
Aku memandang jauh kehamparan samudra di depanku, sudah lebih dua jam aku memandangnya. Pikiranku bercelaru, aku tidak berharap dengan semua yang diucapkan Bang Farhan, ketika aku siap untuk berpisah mengapa Selengkapnya
Durasi Cinta (part 3)
“Bang talak saja Mira.” Ucapku datar setelah melihat Bang Farhan melangkah keluar dari kamar mandi. “Miranti Binti Dahlan, jaga ucapanmu.” Tidak pernah aku mendengar lengkingan besar suara Bang Farhan “Tak Selengkapnya
Durasi Cinta (part 2)
Sudah lewat sholat Isya, apa mereka tidak sholat batinku. Sejak pukul 5 tadi sore Bang Farhan masih asik dengan tamunya, tidak ada habisnya mereka berbicara diselinggi tawa mereka yang membuat Selengkapnya
Di Sudut Hatiku (part 2)
Flasback “Hana, tidak bisakah aku memiliki hatimu.” Sendu suara Ikmal terdengar, sayup hatiku mendengar ucapannya tapi aku tidak mau menabur duri dalam kehidupan kami. Aku harus mematikan pucuk harapanku, daripada Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 6
- 7
- 8
- 9
- 10
- …
- 24
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










