Lelah

Lelah Tung Widut Begitu cara menikmati siang Sinar terik tersa di sepanjang perjalanan Menyengat kulit tanpa ampun Mengucurkan keringat yang terbalut jaket tebal Membelah angin jalanan tak mampu mengeringkan Serasa

KEPERGIAN Tung Widut Mengakui kesalahan Keras kepalaku tak akan membuat kau ada Pergi begitu saja meninggalkanku Semua sudah terlambat Aku sadari saat kau sudah bersamanya Bersanding bahagia dengan pilihan  terbaik

Siang

Siang Tung Widut Sinar mentari telah panas Menyeng membakar kulit berkeringat Tenang sudah berkurang di tengha ladang Dahaga mulai menyerang Lemas mulai datang Siang Berikan sinarmu paling terang Agar dedaunan

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.