Pagi Gembira Tung Widut Ini hari kesekian kalinya Setelah seminggu tak bersua Hari libur disela sekolah Diisi dengan menari bersama Disini kenal teman Disini kenal budaya Disini memahami semua Siapa Selengkapnya
KMAA
Selamat Pagi untuk Mu
Selamat Pagi Aku Tung Widut Kuning menyala Bersama sinar mentari dari timur Merekahkan mata memandang Tak beranjak dari taman kecil di depan rumah Kesederhanaan menyapa Saat tanah basah menghitam Sisa Selengkapnya
Sang Penjaja
Sang Penjaja Tung Widut Pagi mulia terlihat Terang perlahan datang Roda gerobak mulai didorong Membelah dingin embun pagi Menuju sisi sekolah yang sepi Disela berlarian riangĀ anak sekolah Terlihat wajah Selengkapnya
Menjemput Pagi
Menjemput Pagi Tung Widut Kok ayam terdengar bersahutan Seiring langit perlahan terang Langkah kaki para hamba Allah Terdengar berjalan santai dengan mukena dipakai Menyusuri jalanan sepi Pulang ke Selengkapnya
Dari Balik Kaca
Dari Balik Kaca Tung Widut Sepanjang jalan berliku Pemandangan indah menemani Hijaunya bukit di hiasi kabut putih di puncak Kesyikan jalan berliku Disamping sungai selalu beriringan Deras lliran gemericik terdengar Selengkapnya
Di Sini Aku Berada
Di Sini Aku Berada Tung Widut Debu terbang berkelana Terbawa angin membumbung tak terarah Kala Tuhan memberhentikan Di atas daun hijau berlapis embun Kebahagiaan ada dan terasa Rasa hati tak Selengkapnya
Dititik Sekarang
Dititik Sekarang Tung Widut Rindumu sakitku rasa Bahagiamu kehancuran wanita Kau cabik kepercayaan di belakang hati Kembar putih telah ternoda Tak lagi bisa berkata Sebagai ungkapan rasa dalam dada Selengkapnya
Azan Memanggil
Azan Memanggil Tung Widut Senyap terpecah jua Suara adan mendayu bersahutan Menggema membangunkan mata Enggan beranjak meninggakan peraduan Hawa dingin merasuk masuk kedalam tulang Bayangan menggigil memalaskan beranjak Bismilah dalam Selengkapnya
Terimakasih Tuhan
Terimakasih Tuhan Tung Widut Hari tanpa lelah Jemari mengukir nama Setiap pengumuman yang terbaca Malam mulai menyerang Dengan pasti jemari meraba lembut Tulbar mulai bercerita Dari membaca pikiran Menguak Selengkapnya
Dari Ikut Program KMAA 40 Hari, Terbit Dua Buku Solo
Awalnya saya tak yakin bisa mengikuti program KMAA atau Karena Menulis Aku Ada. Tapi kemudian saya tertantang. Apalagi Pak Thamrin terus mengorbarkan semangat. Ayo ayo pasti bisa. Dan akhirnya memang Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 11
- 12
- 13
- 14
- 15
- …
- 83
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.













