Penjual Ikan : Kharir Hatta Tersenyum, sore kau datang tawarkan ikan segar Hasil tangkapan suami tersayang Mujair dan nila tanggung besarnya Dari sungai dan tambak desa seberang Selengkapnya
KMAA
#KMAA MENJAGA TRADISI DI MASA PANDEMI, PANTUN 37
Pantun Tema : Pesona Indonesia (2) Oleh : Mas Miftah YPTD, Cover : Aji Najiullah Pokok akasia rimbun dedaunan, Cuaca cerah sinar mentari, Indonesia kaya makanan, Tiap daerah miliki Selengkapnya
Maharani Senja
Maharani, duduk anggun di jendela Mengingat, menggumam sebuah nama Bersenandung, melafal sebuah gita Gaungnya tersimpan dalam memori suatu ketika Sang mentari pagi kadang menggoda Paras bersemu, ingin rasanya berlari disebuah Selengkapnya
#KMAA MENJAGA TRADISI DI MASA PANDEMI, PANTUN 36
Pantun Tema : Pesona Indonesia Oleh : Mas Miftah YPTD, Cover : Aji Najiullah Bertabur duri pokok pepaya, Buah pepaya dimakan derkuku, Indonesia negeri yang kaya, Adat budaya beragam Selengkapnya
Pandangan Amarah
Pandangan Amarah Tung Widut Sudut mata berkata Ada kebencian karena luka Aku pun sama Iba ku salah menempatkan Kau rejam kepercayaan ku dengan kata semanis madu Kau balik dunia dengan Selengkapnya
Padamu Kusampaikan
Aku akan selalu menantimu terbangun dari mimpi indahmu semalam Lalu bercerita tentang serpihan-serpihan kesunyian Adakah kau temui kilauan cahaya yang menusuk sejuk dalam manik mata? Aku selalu menunggumu, datang dan Selengkapnya
Menulis Sketsa Kehidupan : Al-Hajj 47
Ilustrasi Gambar by Ajinatha SesungguhNya sehari disisi Tuhanmu adalah sepertiĀ seribu tahun dari tahun-tahun yang kamu lalui (QS 22 :47). Sebuah ayat yang hanya sepenggal kalimat tapi bermakna Selengkapnya
Citra Blogger, Kamu Ingin Dikenal Sebagai Blogger Apa?
Nama Trinity Naked Traveler sebelum dikenal sebagai penulis buku, lebih beken dikenal sebagai blogger travel. Tulisan-tulisan di blognya yang merupakan pengalaman jujurnya selama melakukan perjalanan begitu menarik.
Mantra Terindah
Mantra Terindah Aku ingin tahu bagaimana isi hatimu, isi pikiranmu Aku juga ingin tahu tentang cerita yang ada di serambi hati mereka Pun apa yang tersemat di lipatan pikirannya Aku Selengkapnya
Kidung Renjana Asmaraloka
Kidung Renjana Asmaraloka Senja yang tertelan hujan Kala mendung menguasai hari Tak lagi menampakkan keceriaan Andai waktu bisa diputar kembali kala awal kita menyapa Tiada yang mengusik sebuah kebersamaan Merajut Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 18
- 19
- 20
- 21
- 22
- …
- 83
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










