Senja pada Cakrawala Tung Widut Hari merambat berganti Burung camar mulai terbang kembali Jeda dari pencarian sehari Pulang dengan kepak tak terhenti Sampai pada sarang yang ditinggal tadi pagi Di Selengkapnya
KMAA
Dua Warna
Dua Warna Tung Widut Ada bersama dalam setiap kehupan Rasakan kesejukan pagi bersama embun Segarnya udara Ramainya jalanan yang terlihat samar dari pagar rumah Hangatnya sinar pagi mentari yang manja Selengkapnya
Sepertiku Tung Widut Muali matahari terbit Otot tulang telah begerak Menyiapkan kebutuhan keluarga Seiring rasa hangat sang mentari Terburu pada setiap waktu Berlomba dengan jarum jam yang hanya berputar Aku Selengkapnya
Ayat-ayat Allah
Ayat-ayat Surga Tung Widut Pagi datang menjelang Langit masih pekat Hitam dengan rona lampu jalanan tanpa kedip Roda satu dua pasang mengelinding di aspal basah Kabut diam membuat malas Dari Selengkapnya
.Lubang Kehati-hatian Tung Widut Pagi hari disambut kehati-hatian Jalanan tergenang karena hujan semalam Penuh lubang yang mejebak Tertutup air keruh yang menipu Hati-hatilah bila lewat Lubang-lubang tebenam genang Diam menunggu Selengkapnya
Kabut Putih
Kabut Putih Tung Widut Perlahan turun Membasahi dedaunan hijau Mengkilat diterpa sinar mentari yang malu-malu Kabut putih Sejukkan hati dan pikiran Para pejalan kaki menyusuri jalsnan lenggang Mencari kesehatan dari Selengkapnya
Menikmati Alam
Menikmati Alam Tung Widut Hamparan sawah dengan balutan hijau daun Menari tiap helai tak beraturan Saling bergesekan berbunyi berisik Angin telah memaafkan iramanya tertimbun Menjadi suara tak senada Menjadi semakin Selengkapnya
PENARI
Penari Tung Widut Cantik rupawan dengan seyum menawan Berlenggok seirama degung bertalu Memaikan mata dengan kepiawaian Penari menghibur hati lara Dari upacara sampai pesta Ada sesuai acara Gerakmu Selengkapnya
Derita
Derita Tung Widut Raga tak lagi muda Mulai hambatan dalam setiap tindakan Rak boleh di pasakan Harus mengykur kemampuan Jiwa yang masih .menggebu Ingin semua selesai tepat waktu Enak dipandang Selengkapnya
Ketika Tersadar
Ketika Tersadar Tung Widut Buaian janji yang tak pernah sepi Menebar kebahagiaan semu dalam diri Kau berdiri di sini Merayu agar luluh hati Kupercayai cintamu ada Bisa menyatu dalam sajian Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 7
- 8
- 9
- 10
- 11
- …
- 83
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.













