Panas Tung Widut Ada apa dengan bumiku Yang memeberi kehudupan siang malam Memberi makan yang tak terhingga jumlahnya Memberi nafas yang tak pernah terhitung hirupan Selalu ada tersedia setiaap saat Selengkapnya
KMAA
Untuk Selamanya
Untuk Selamanya Tung Widut Sekian laksa sebuah perjuangan Rengekan manja sampai air mata di pelaminan Kau tuntun demi meraih kebahagian Bercucur teringat sudah biasa Doa setiap detik tanpa terjeda Lupakan Selengkapnya
Rayu
Rayu Tyng Widut Manis gumpalan awan kata yang terucap Membuka hati agar tertambat Bukan rinai cinta yang diturukan Gericik jalan menuju tujuan Denting air gerimis mengikis hati Perlahan makna kata Selengkapnya
Ky Menanti Mu
Ku Menantimu Tung Widut Siang telah berlalu malampun berganti Berlaksa hari dilalui sendiri Tanpa kabar yang membuat berseri Tentangmu yang hilang bak di telan bumi Kebahagiaan bukan sekedar harta benda Selengkapnya
Boneka Boba
Boneka Boba Tung Widut Siang yang panas di hari puasa Menyapa dengan nada gembira Sang kakak pulang dari perantauan Membawa boba sebuah boneka Warna merah muda favorit sang adik Selengkapnya
Denting Hujan
Denting Hujan Tung Widut Mendung menggelantung tiba-tiba Menghitamkan langit membawa angin Meliukan memohonan rindang sekalipun Ketika tak mampu bertahan Tumbang menyerang makluk diam Rintik hujan mulai menyapa Berlarian Selengkapnya
Bersamamu
Bersamamu Tung Widut Malam berhuas bulan penuh Purnama indah di nikmati berpadu alam Remang terlihat seyum sempurna Kedamaian ada pada pelukan Sambil bercerita masa depan demi kita Jemari digenggap tanda Selengkapnya
Ku Ukir Namamu
Selalu di Hati Tung Widut Kebersamaan semu Dua hati yang bisa menyatu Dalam kehidupan maupun angan Beryemu hanya sebuah jalan hidup Tak tahu mengapa Lama rasa itu ada Kadang Selengkapnya
Aku Ingin Meraih Bintang
Aku Ingin Meraih Bintang Tung Widut Akan ada malam gelap suatu saat Gulita yang tersamar oleh beribu bintang Berkerlip memangil keinginan Untuk dipetik dengan jalan tulisan Aku menanti dengan selaksa Selengkapnya
Dirimu Saat Ini
Dirimu Saat Ini Tung Widut Inilah dirimu sekarang Tentang polah tingkahmu yang kadang membuat kesal Tawamu yang memekakak telinga Egomu yang tinggi tak menerima ucapan Paling benar dengan sebuah kesalahan Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 6
- 7
- 8
- 9
- 10
- …
- 83
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.













