Pagi yang basah dan dingin hanya kupandangi titik-titik air sisa hujan semalam Bergelantung pada helai dedaunan Beningnya membawa hati merasa entah Mataharipun belum menampakkan diri Masih tersembunyi malu-malu di balik Selengkapnya
Swarna
Puisi-Puisi untuk Pujangga
1/ Jangan pernah bermain dengan kata-kata Bila pada akhirnya membuat sebuah hati gulana Bahkan mungkin raga pun terluka. Selamat pagi Pujangga, Malam yang terlewati tak kuucap selamat bermimpi, karena mungkin Selengkapnya
Merdeka Tanpa Tapi
Hari ini aku datang lagi ke rumahmu Mengetuk perlahan pintu yang tak terkunci Kulihat ada cahaya redup di ruang tamu Sebuah lentera yang kacanya mulai buram, sendiri di dekat jendela Selengkapnya
Sebingkai Goresan Aksara
Kau pernah mengatakan bahwa Kita berada di negeri yang tenggelam Aku mendengar sambil menyeduh teh melati yang harum Pagi ini bersama sapa mentari dan mencoba merangkai kalimat-kalimatmu Suatu hari kau Selengkapnya
Musim Tak Pernah Membenci Rindu
Sepertinya saat ini bukan waktunya untuk bermimpi Tapi takada salahnya membuat lukisan-lukisan dengan tinta kenangan di kaki langit Walau mendung mulai menata gelombangnya Dan aku mulai dengan sebuah kisah pertemuan Selengkapnya
Surat Buat Diriku
Dear Aku, Aku, ya. Aku tidak akan pernah tahu bagaimana satu jam ke depan, esok atau lusa nanti Bahkan berapa tahun lagi aku akan ada Tapi tidak diharamkan untuk berencana Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- 2
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.












