
Korea Utara merupakan salah satu negara yang paling tertutup di dunia. Sebelum pandemi merebak, kita masih bisa berkunjung ke negeri itu dengan mengikuti tur via Beijing, ibu kota Tiongkok. Sebagai wisatawan, kita tidak boleh bepergian secara independen di negeri Kim Jong Un ini. Kita harus selalu didampingi oleh pemandu wisata yang mengawasi dan menemani bahkan sejak dari hotel sampai kembali ke hotel. Bahkan kita tidak akan diizinkan untuk keluar dari hotel sendirian.
Salah satu biro wisata yang mengelola tur ke Korea Utara adalah Koryo Tours yang bermarkas di Chao Yang District di Beijing. Secara rutin, Koryo Tours selalu mengirimkan informasi berupa email tentang program tur yang diadakan baik di Korea Utara maupun negara sekitar yang jarang dikunjungi seperti Mongolia, Kawasan Rusia yang terpencil, Kazakhstan, Tajikistan, dan juga Turkmenistan.
Sehubungan dengan pandemi Covid 19 yang sudah merebak selama ham pir dua tahun ini, relatif tidak ada lagi tur yang diadakan ke Korea Utara. Namun informasi melalui email terus dikirimkan secara reguler termasuk rencana tur di tahun mendatang. Kalau tadinya ada rencana tur di tahun 2022, kini rencana tersebut kelihatannya kecil akan terlaksana mengingat belum ada rencana pemerintah Korea Utara untuk membuka negeri itu untuk kegiatan pariwisata.
Sehubungan dengan tahun baru 2022, Koryo Tours juga mengirimkan email berisi berita dari Korea Utara, yaitu mengenai kegiatan masyarakat di Korea Utara menjelang Tahun Baru.
Menurut Koryo Tours, warga Korea Utara biasanya berkumpul di Kim Il Sung Square di pusat kota Pyongyang di saat malam pergantian tahun. Setiap tahun, tema perayaan berbeda namun selalu ada pesta kembang api dengan latar belakang Juche Tower di tepian Sungai Taedong. Biasanya juga ada
pertunjukan sinar laser dan drone yang dilengkapi cahaya. Pada Tahun Baru 2019 lalu, juga ada pertunjukan Moranbong Band yang terkenal di Kim Il Sung Square.
Setelah merayakan malam Tahun Baru, rakyat Korea Utara biasanya akan mendengarkan pidato Tahun Baru yang dibawakan oleh Kim Jong Un pada tanggal 1 Januari. Pidato ini bersifat resmi kenegaraan yang berisi garis besar kebijakan negara pada tahun berikutnya.. Pidato ini kemudian diterbitkan dalam surat kabar dan disebarluaskan ke seluruh negeri. Rakyat Korea Utara kemudian diwajibkan untuk mengingat isi pidato baik di tempat kerja mau pun di sekolah,
Tentu saja Tahun Baru merupakan hari libur di Korea Utara sehingga warga dapat tinggal di rumah dan berkumpul bersama keluarga. Mereka juga biasanya membersihkan dan menghias rumah mereka. Uniknya, terdapat tradisi menonton drama televisi romantis yang berjudul Our Warm House yang juga bercerita tentang Tahun Baru.
“Selamat Tahun Baru dari Korea Utara,” demikian Koryo Tours mengakhiri email di awal tahun ini.













