Bolshoi Theatre Bukan Hanya ada di Moskwa

Berita, Wisata274 Dilihat

Selesai menikmati beberapa tempat menarik di sekitar Independence Square di pusat kota Minsk, sore itu saya masih punya satu tujuan lagi sebelum beristirahat kembali ke hotel. Kali ini tujuan saya adalah Gedung Opera yang disebut juga sebagai Bolshoi Theatre.

Nama Bolshoi Theatre memang mengingatkan saya akan sebuah Theatre terkenal di Moskwa. Bahkan pertunjukannya pun sering berkelana keliling dunia, dan pertama kali saya menyaksikannya adalah di Hong Kong pada era akhir 1980 an. Kala itu Uni Soviet masih berjaya.

Kali ini, saya tidak naik metro atau bus, melainkan menjadi orang lokal dengan naik angkot khas negara-negara eks Soviet yaitu Marshrutka. Kalau di Georgia atau Moskwa kebanyakan berwarna kuning, di Minsk Marshrutka berwarna putih.  Cara naiknya pun sama. Menyetop kalau mau naik kemudian bilang tujuan kita dan bilang mau berhenti seandainya sudah dekat tujuan. Ongkosnya pun diserahkan secara estafet ke sopir, karena marshrutka tidak mengenal kondektur.

Saya pun kemudian turun di Vulitsa Maksima Bagdanovitsa yang berada tidak jauh dari gedung yang saya tuju. Namun kita masih harus melewati halaman Theatre yang cukup luas. DI tepi jalan ini terdapat petunjuk wisata mengenai tempat-tempat menarik di pusat kota Minsk. Salah satunya adalah menuju ke Svishlach Embankment atau Tepian Sungai Svishlach. Dari sini kita bisa mencapai Island of Tear yaitu sebuah Monumen untuk memperingati Perang Afghanistan.  Monumen ini sangat menyentuh hati karena menggambarkan perempuan yang harus kehilangan suami, ibu yang harus kehilangan anak. Mereka adalah para tentara Soviet dari Belarus yang gugur di Afghanistan. Sebuah peristiwa yang disebut sebagai invasi Soviet pada akhir tahun 1979.

Memasuki halaman gerdung Opera, saya terpaku pada sebuah patung dan air mancur yang ada di muka gedung. Patung ini menggambarkan tiga orang penari atau balerina yang sedang menari. Dan air mancur nya sendiri sedang membeku menjadi salju.  Saya duduk sejenak di kursi baru di halaman. Mengeluarkan buah Kiwi dan jeruk yang saya beli di Pasar Komarovka tadi.   Di tengah udara dingin membeku saya mencoba menghangatkan badan dengan sebuah kiwi dan jeruk yang segar.

Saya terus berjalan mendekat Gedung Opera yang bernama resmi The National Academic Grand Opera and Ballet Theatre of the Republic of Belarus. Gedungnya utamanya berbentuk bundar menyesuaikan dengan ruangan Theatre di dalamnya. Namun di fasad depannya ada beranda dengan enam buah tiang besar yang megah dan di atasnya ada 3 buah patung.  Ternyata itu adalah patung apollo, dewa dalam mitologi Romawi yang didamping oleh sepasang peri yang sedang terbang.

Saya sempatkan  masuk ke dalam ruang dalam Theatre dan melihat poster pertunjukan balet dan musik. Ada juga tempat untuk membeli tiket.  Namun akhirnya saya menuturkan untuk kembali dahulu ke hotel dan beristirahat untuk perjalanan keesokan harinya.

Minsk,  Maret 2018

Tinggalkan Balasan