Akankah NKRI (tetap) Harga Mati

Puisi, YPTD819 Dilihat

Akankah NKRI (tetap) Harga Mati

disimpang jalan ini

aku menanti

seorang presiden pengganti

diantara dua pilhan pasti

*******

selasa dua dua Juli

‘stlah jalan panjang demokrasi

‘stlah semua beraksi

kini saat nya debar  menanti

*********

hitungan manual kertas suara

mengalir dari tps ke ibukota

KPU teliti satu persatu surat di buka

sah atau tidak sah kenapa

********

inilah tugas KPU sebenar benar hitungan

bukan hitung cepat nan mengacaukan

mengklaim diri paling benar benaran

arogansi intelektual kebablasan

********

dua dua juli bersejarah

semoga tak ada pertumpahan darah

kalah atau menang tetap terarah

jangan lagi suasana diperparah

*******

mari kita jaga negeri tercinta ini

rongrongan adu domba mengintai

awasi  pihak pe-rekayasa pertikaian dalam negeri

terpecah belah kita hindari

********

kita tak ingin negeri bergolak

kita tidak mau rakyat terserak

sperti timur tengah nan kalah telak

sementara pihak asing tergelak

********

kini saat pertaruhan nasib bangsa

apakah kita ‘kan mengulang kelam sejarah

tatanan hidup porak poranda

perpecahan menganga ‘krna saling curiga

********

saudaraku sebangsa

jangan sampai kita terlena, terpecah belah

persatuan indonesia mahal adanya

tanggung jawab ‘smua warga ‘ntuk menjaga

********

persatuan bangsa  nilai tertinggi

berharap banyak ‘kpada  polri dan tni

dibela Pancasila sakti

‘smoga keamanan dalam negeri terkendali

*********

Disimpang jalan ini

aku menanti

berharap cemas sendiri

akankah NKRI (tetap) harga mati

********

Behape, 21 Juli 2014

TD

 

 

Tinggalkan Balasan