[Puisi] Tujuh Ramadan Berlalu
Kreasi Thamrin Dahlan
Tujuh Ramadan Berlalu
Seperempat Ramadan telah berlalu,
Waktu melaju seolah buru terburu memburu
Diantara lantunan doa doa nan syahdu.
Waktu Sahur dikejar imsya menuju subuh
Alhamdulillah fajar menyapa menawarkan harapan baru,
Senja perlahan merangkum rindu nan membisu.
Azan dan beduk petanda berbuka puasa tiba
Inilah salah satu karunia nikmat dunia
Dedaunan malam berbisik lirih,
Zikrillah menggema dalam sunyi.
Hati bertanya, cukupkah sudah,
Puasa raga dan jiwa yang pasrah?
Diantara, tadarus dan tarawih
Seperempat bulan suci telah berlalu,
Semoga dosa-dosa luruh dalam sujud pilu.
Adakah ikhlas ku telah menyatu tulus laiknya kasih sayang Ibu
Atau masih terkurung terpasung nafsu duniawi nan semu?
Ya Rabbi, Tuhan Maha Pengasih Maha Penyayang
di seperempat perjalanan ramadan
Bimbinglah hati yang kerap lalai,
Agar langkah menuju akhir nanti,
Penuh berkah dan Ridha-Mu

Ramadhan bukan sekadar datangnya bulan puasa.
Ia adalah bulan ampunan,
Bulan dilipatgandakannya pahala,
….dan bulan dikabulkannya doa-doa.
Waktu terbaik untuk mulai memperbaiki niat dan membersihkan hati.
Mari perbanyak istighfar, latih konsistensi shalat, jaga lisan, dan siapkan diri menyambut bulan penuh keberkahan.
Karena Ramadhan yang maksimal dimulai dari persiapan yang matang.
Bayangkan… Ramadhan kali ini menjadi titik hijrah terbaik dalam hidup kita
Yuk mulai dari hari ini.
Siapkan hati, kuatkan tekad, dan dekatkan diri kepada Allah.
Semoga Allah pertemukan kita dengan Ramadhan dalam keadaan sehat dan penuh iman. Aamiin
Aamiin Ya Rabbal Alamin
TD
07 Ramadan 1447 Hijriah










