Berburu takjil adalah tradisi Ramadan khas Indonesia di mana warga membeli makanan/minuman manis seperti kolak, gorengan, atau es buah menjelang berbuka (ngabuburit).
Fenomena “war takjil” kini populer. Anda sudah tahu inilah tradisi rakyat untuk mempererat kebersamaan dan menggerakkan UMKM lokal. Berhimpun bersama berbagi rezeki di pusat keramaian bernama pasar kaget Takjil

Senin 09 Maret 2026 awak berniat menulis tentang Takjil . Berangkatlah dari kediaman bada shalat Asar. Melewati Pusat Jajan Serba Ada (Pujasera) Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP).
Singgah di Restoran Ayam Bakar mengambil pesanan Istri untuk menu buka puasa dan sahur. Ayam bakar ini memng maknyus terutama sambal dan tempenya lezat nian. Anda lihat dokumentasi foto diatas Ayam dibakar sehingga terasa lembut renyah tidak terlalu keras cocok bagi gigi lansia.

- Waktu & Tempat: Sore hari (mulai pukul 15.00 WIB) di pasar takjil atau depan Masjid,
- Menu Populer: Kurma, kolak pisang, es campur, gorengan, dan kue tradisional,
- Fenomena Takjil Istilah populer untuk menggambarkan antusiasme tinggi, bahkan melibatkan masyarakat non-Muslim dalam membeli jajanan takjil.
- Dampak Ekonomi: Menjadi momen penting bagi UMKM lokal untuk meningkatkan pendapatan,
- Sedekah: Takjil juga populer digunakan untuk berbagi makanan berbuka puasa, Medan Aktual.

Lanjut berjalan kaki menuju Perapatan Jengkol. Jalan agak mendaki, namun suasana sudah sangat ramai. Bahu jalan kiri dan kanan terlihat para pembeli takjil berkerumun.
Jadilah jalanan di Perapatan Jengkol ini agak macet. Motor yang parkir dan mobil berjalan agar perlahan. Pengatur jalan simpang sibuk mengendalikan kendaraan agar tidak tersendat lama. Perlu kesabaran terutama untuk para pejalan kaki berbagi ruas jalan.

Penjual di kawasan Perapatan Jengkol sangat beragam Ada yang permanen pakai gerobak. Istimewa sekali banyak penjual musiman atau dadakan. Artinya mereka hanya berjualan Takjil khusus di bulan Puasa.
Jenis minuman dingin beragam buah buahan dicampur. Es pasti manis campur berwarna warni menggoda selera orang puasa. Sedangkan makanan mulai dari Kolak dan kue kue manis baik tradisional maupun kue bolu modern.

Awak lanjut ke jalan Juwet. Inilah jalan penghubung yang menembus sampai di Kabapin. Melewati Waduk dukuh. Terlihat anak anak bermain layang layangan. Tidak terlalu ramai. Maklum pengunjung lebih banyak berhimpun di Pasar Takjil.
Nah inilah pasar malam mingguan Kabapin. Kebetulan Senin sore sampai malam disetiap pekan disediakan lapak untuk para penjual. Pada bulan bulan biasa lebih bnayak penjual pakaian dan assesoris dan kebutuhan rumah tangga.

Puasa hari ke-19 luar biasa ramainya. Jalan sangat mavet mulai dari Gapura BHP sampai ke jalan Cungkring haji Jenih.Tampaknya lebih ramai dari Perapan jengkol. Wajar ramai karena ini kawasan i pertemuan antara Keluarahan Rambutan dan Kelurahan Dukuh.
Awak sampai bingung mau membeli apa. Terlalu banyak pilihan nan di sediakan para penjual takjil. Bersua dengan warga dan saudara saudaraku saudagar dari minangkabau. Beliau menganjurkan agar membeli kue kue khas masalakn Orang padang.

Jadil;ah awak merapat ke meja si Uni dan Uda. Tersedai segala macam kua khas urang awak. Ada serabi, kelepon dan lain lain lagi kue. Sampai awak lupa apa saja yang dijjual bersebab kini alah terlalulamo mukim di Jakarta sehingga diberi Gelar Sutan betawi.
Seperti biasa keluarga kami selalu menyiapkan air Kelapa Muda untuk membatalkan puasa. Minuman segar dari perut bumi luar biasa nikmatnya. Bang Nasution dan Istri sang penjual Kelapa Muda bersyukur Alhamdulillah omset naik 3 kali lipat.
Awak bercanda :
“Jadi juga nampaknya Abang Kita sekeluarga Mudik ke Tapanuli Selatan Sumatera Utara”
Beliau suami istri tertawa terkekeh. Horas Bah, Mudah mudahan kita lebaran di kampong halaman. Sudah rindu nian awak tidak menilat Danau Toba.Eh omon omon tiket oto jadi sangat mahal ya gegara perang Iran Israel Amerika.

Alhamdulillah, Sausana Takjil sngat berkesan. Inilah salah satu kegembiraan orang berpuasa. Tradisi Takjil dan kegiatan ramadan sungguh semakin menambah kegembiraan Umat Islam se dunia.
Masih ada 10 hari lah=gi menjelang hari kemenagan. Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Jangan lupa Zakat Fitrah. Kesempan pula mennaikan Zakat Mal di Bulan Ramadan. Inilah wujud rasa syukur memperpolehn nikmat rezeki. 2.5 Persen untuk harta yang suidah samapi di ukuran nisab.

InshaAllah Kamis 22 Ramadan besok awak akan menulis perihal Zakat Fitrah dan Zakat Mal. Nisab zakat maal (harta) adalah batas minimal jumlah harta yang wajib dikeluarkan. Zakatnya, umumnya setara dengan nilai 85 gram emas murni per tahun.
Kadar zakat yang dikeluarkan adalah 2,5%. Jika harta (tabungan, emas, perdagangan) mencapai nisab dan sudah dimiliki selama satu tahun (haul), wajib zakat.
- Salam Ramadan 21
- BHP, 11 Maret 2026
- TD








