Berburu takjil adalah tradisi Ramadan khas Indonesia di mana warga membeli makanan/minuman manis seperti kolak, gorengan, atau es buah menjelang berbuka (ngabuburit).
Fenomena “war takjil” kini populer, mempererat kebersamaan dan menggerakkan UMKM lokal, dengan pusat keramaian di pasar takjil

Senin 09 Maret 2026 awak berniat menulis tentang Takjil . Berangkatlah dari kediaman bada shalat Asar. Melewati Pujasera Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP).
Singgah di Restoran Ayam bakar mengambil pesanan Istri untuk menu buka puasa dan sahur. Ayam bakar … ini memng maknyus terutama sambal dan tempenya lezak nian. Anda lihat dokumentasi foto diatas Ayam dibakar sehingga terasa lembut renyah tidak terlalu keras cocok bagi gigi lansia.

- Waktu & Tempat: Sore hari (mulai pukul 15.00 WIB) di pasar takjil atau depan Masjid, seperti Masjid Islamic Center Lhokseumawe atau Pasar Takjil Benhil.
- Menu Populer: Kurma, kolak pisang, es campur, gorengan, dan kue tradisional, YouTube.
- Fenomena “War Takjil”: Istilah populer untuk menggambarkan antusiasme tinggi, bahkan melibatkan masyarakat non-Muslim dalam membeli jajanan takjil.
- Dampak Ekonomi: Menjadi momen penting bagi UMKM lokal untuk meningkatkan pendapatan, Instagram.
- Sedekah: Takjil juga populer digunakan untuk berbagi makanan berbuka puasa, Medan Aktual.

Lanjut berjalan kaki menuju Perapatan Jengkol. Jalan agak mendaki, namun suasan sudah sangat ramai. Bahu jalan kiri dan kanan terlihat para pembeli takjil berkerumun.
Jadila jalanan di perapan ini agak macet. Motor yang parkir dan mobil berjalan agar perlahan. Pengatur jalan simpang sibuk mengendalikan kendaraan agar tidak tersebdndat lama. Perlu kesabaran untuk pejalan kaki berbagi ruas jalan.

ghdjk

ghfk

gfkg


gykdfg

vjl
- Salam Ramadan 21
- BHP, 11 Maret 2026
- TD







