DISKUSI CUCUNDA
Catatan Lebaran 1447 Hari Kedua
Komunikasi dengan cucu dalam Islam berlandaskan kasih sayang, kelembutan, dan keteladanan (uswah hasanah). Kakek dan nenek bukan sekadar orang tua kedua, melainkan “perpustakaan hidup” yang menyampaikan nilai melalui tutur kata, sikap, dan pengalaman. Interaksi bukan hanya untuk memanjakan, tetapi menjadi sarana mendidik dengan cinta yang menyejukkan jiwa.
Ahad, 22 Maret 2026, Lebaran hari kedua. Kami sekeluarga masih “terkepung” banjir. Hujan deras sejak malam membuat air Kali Cipinang di depan rumah meluap perlahan. Genangan merayap hingga jalan aspal, menahan langkah kami untuk keluar rumah. Namun, kami menerima semua ini dengan ikhlas sebagai bagian dari takdir Allah SWT.
Syukur tak terhingga, air hanya sampai di depan pagar. Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP) RW 06, Kelurahan Dukuh Kramatjati, Jakarta Timur, memang sebagian besar tergenang. Kabar dari media sosial menyebut tanggul di simpang Hek Kramatjati bobol, menyebabkan aliran air tersendat. Banjir kali ini surutnya terasa lebih lambat dari biasanya.

Datuk H Thamrin Dahlan Mewawancarai Cucunda Zafran Abizar Nusantara
Di balik genangan, tersimpan hikmah. Momentum ini kami manfaatkan untuk mempererat silaturahim. Kesibukan yang biasanya memisahkan, kini tergantikan oleh kebersamaan di ruang keluarga. Tawa, cerita, dan diskusi menjadi penghangat suasana. Salah satu kegiatan yang paling berkesan adalah diskusi cucunda.
Kali ini, cucunda kedua, Zafran Abidzar Nusantara, siswa kelas 5 SD Al Azhar Cibubur, menjadi “narasumber kecil” dalam wawancara keluarga. Dua topik dibahas: syarat menjadi profesional dan kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW. Momen ini direkam oleh Tante Amalia untuk dibagikan melalui YouTube, melanjutkan tradisi literasi keluarga.
Pergi ke taman memetik melati,
Air menggenang di halaman rumah.
Bersama cucu berbagi ilmu sejati,
Kasih sayang jadi jalan berkah.
Ketika ditanya tentang syarat menjadi profesional, Zafran menjawab dengan singkatan sederhana namun bermakna: SAS — Science, Attitude, Skill. Ia menjelaskan bahwa ilmu pengetahuan, sikap yang baik, dan keterampilan harus berjalan seiring. Contoh yang ia berikan pun sederhana, namun relevan dengan kehidupan sehari-hari anak seusianya.
Diskusi berlanjut pada sifat-sifat Rasulullah SAW. Dengan penuh percaya diri, Zafran menguraikan konsep STAF:
- Shidiq: berkata benar
- Tabligh: mampu menyampaikan
- Amanah: dapat dipercaya
- Fathonah: cerdas dan terus belajar
Penjelasan yang lugas dari seorang anak sekolah dasar ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai Islam dapat ditanamkan sejak dini melalui dialog yang menyenangkan.

Keluarga Besar Bisri Abdullah Idul Fitri 1447 Hirjiah di Perumahan Bumi Harapan Permai Jaktim
lhamdulillah, wawancara selesai dengan penuh kegembiraan. Zafran yang bercita-cita menjadi pemain sepak bola profesional mendapatkan tepuk tangan meriah dari keluarga. Hadiah Lebaran pun bertambah sebagai bentuk apresiasi. Lebih dari itu, ia mendapatkan sesuatu yang lebih berharga: kepercayaan diri dan pengalaman berbicara.
Naik perahu di kala banjir,
Dayung perlahan menuju tepian.
Didik cucu hati sabar dan zikir,
Agar tumbuh iman dalam kehidupan.
Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa komunikasi dengan cucu harus disesuaikan dengan tahapan usia. Usia 7–14 tahun adalah masa emas untuk berdialog, bercerita kisah nabi dan sahabat, serta menanamkan akidah. Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nahl ayat 125 agar kita berdakwah dengan hikmah dan nasihat yang baik. Rasulullah SAW pun mencontohkan kelembutan kepada anak-anak, bahkan memangku cucunya dengan penuh kasih sayang.
Kakek dan nenek hendaknya menjadi teladan. Tutur kata santun, sikap sabar, dan doa yang tulus akan membekas dalam hati cucu. Namun, penting pula menjaga sinergi dengan orang tua agar pola asuh tetap sejalan, tidak berlebihan dalam memanjakan.
Pada akhirnya, interaksi dengan cucu bukan sekadar mengisi waktu, melainkan investasi akhlak dan iman. Dari ruang keluarga yang sederhana, lahir generasi yang siap menghadapi masa depan dengan ilmu dan adab.
- Salam Literasi
- BHP, 29 Maret 2026
- TD












Wawancara yg keren