
Qurban 1446 Hijriah
Sebenarnya tidak juga setahun hanya sekali makan daging. Namun boleh dikatakan demikian ketika saudara dhuafa menerima daging kambing atau daging sapi . Fakta memang setahun sekali ketika tiba lebaran haji..
Demikian adanya kebesaran kasih sayang Allah SWT, Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada umatnya. Pada sisi kebersamaan dan berbagi antar sesama umat pada Hari Raya Iedul Adha.
Hari raya Idul Adha adalah hari ditandai penyembelihan hewan qurban. Mengikuti sejarah berkurban luar biasa Nabi Ibrahim terbesar sepanjang sejarah anak manusia. Ketika Nabi Ismail merelakan dirinya menjadi qurban bersebab ke Iman an atas perintah Tuhan Yang Maha Kuasa.

Inilah ujian ke imam an terhebat guna melihat seberapa kuat Iman seseorang. Ketika harta benda nan disayangi atau bahkan nyawa yang dimiliki wajib dipersembahkan atas kecintaan dan ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Mengikuti perintah Allah SWT serta mempedomani Sunah Rasulullah Nabi Muhammad SAW seperti yang termaktub dalam Surat 108
“Sesungguhnya, Kami telah memberimu nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah Shalat karena Tuhan dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)”
Umat Islam sedunia ber qurban. Mematuhi bahwa perintah tersebut adalah satu kebajikan untuk diri sendiri dan juga bagi saudara kaum dhuafa.
Allah Akbar Allah Akbar Walillahi Ilhamd. Dimana mana diseantero muka bumi umat Islam setelah meneggakan Shalat Ied Adha bersama menyebelih hewan qurban.

Perintah Allah SWT kepada hamba Nya tentu mengandung hikmah untuk umat manusia agar berlomba lomba melaksanakan kebaikan.
Termasuk dalam ber kurban. Sebelum diperintahkan ke Nabi Ibrahim AS, perintah berkurban sudah ada sejak jaman Nabi Adam AS. Hal ini dimuat dalam Al-Maidah ayat 27,
“Ceritakanlah kepada mereka kisah dua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembah kan kurban, Hanya diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil):
“Sesungguhnya Allah hanya menerima (qurban) dari orang-orang yang bertakwa”.
Perintah berkurban juga datang pada Nabi Kelima, Ibrahim As. Pada usia ke-100 tahun nabi Ibrahim AS mendapat mimpi yang datang dari Allah SWT untuk menyembelih Ismail, putra yang kelahirannya telah lama dinantikan.
Mimpi seperti ini terjadi hingga tiga kali. Dengan penuh ketakwaan, Hamba Allah memenuhi perintah ini.
”Maka tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ). Lalu Kami panggil dia, ‘Wahai Ibrahim!’ sesungguhnya engkau telah membenarkan mimpi itu…” (QS: As-Saffat ayat 103-104).

Ketika pisau telah diarahkan ke arah leher Ismail, lalu Allah SWT menggantikannya dengan seekor domba yang besar.
Alhamdulillah Panitia Ied Adha
- Mushola Nurul Islam Kampong Bhojong Kelurahan Rambutan RT 04 RW 01 Jakarta Timur : 1 ekor Sapi 15 ekor Kambing
- Masjid Jami An Nur Jalan Raya Bogor Km 21 Jakaarta Timur menerima amanah warga Asrama Polsek Ciracas (Komseko) hewan qurban 13 ekor Sapi dan 32 ekor Kambing.
- Masjid Baitur Rahman RW 06 Kelurahan Dukuh Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP) Kramatjati Jakarta Timur jumlah hewan qurban 13 Sapi dan 32 ekor Kambing
Alhamdulillah jumlah hewan qurban tahun 1446 Hijriah / 2025 Masehi melebihi tahun tahun sebelumnya. Peningkatan jumlah hewan qurban bila dihitung jumlah warga melaksanakan ber qurban semakin bertambah.
Makna bisa ditelisik dari peningkatan jumlah hewan qurban menunjukkan tidak ada hubungan menurunnya kondisi ekonomi makro. Justru dalam keadaan kesulitan ekonomi semangat berqurban umat Islam tidak terpengaruh bahkan semakin meninggkat. Alhamdulillah Wasyukurillah..
Disamping itu berkat kegigihan dan kepedulian Pengurus Masjid Jami An Nur dan Mas Lukman sudah memesan sapi beberapa bulan sebelum lebaran haji. Kepada langganan peternak sapi di daerah Pati Jawa Tengah diberikan uang muka untuk beberapa ekor sapi.
Keuntungan lebih awal memesan hewan qurban selain harga lebih murah dan mendapatkan sapi terbaik. Demikian pula berat sapi melebihi dari harga standard Jakarta karena ada proses penggemuk kan. .
Saudaraku. Disanalah tergambar betapa ruh qurban sudah terpatri dalam jiwa. Ketika merelakan secara ikhlas harta dimiliki dan disayangi untuk di kurbankan. Inilah wujud kesalehan sosial dalam rangka mematuhi sepenuh hati perintah Allah SWT.
Prosesi penyembelihan qurban berlangsung lancar bersebab kekompakan warga. Selanjutnya mencacah serta meng kelompok kan hewan qurban sesuai hak warga selesai maka dilakukan distribusi untuk saudara kita kaum dhuafa.
Pemotongan khewan dilaksanakan hari Sabtu 7 Juni 2025. Kecuali di Mushola Nurul Islam depan rumah BHP A23 dilakukan Bada Shlat Jum’at..
Bada Shalat Asar Panitia Masjid Jami An Nur tampak sudah hampir menyelesaikan tugas sementara saudara kaum dhuafa telah terlihat berkumpul di depan halaman masjid.
Pengaturan jamaah agar antri tertib ketika menerima kupon untuk mengambil daging hewan qurban di awasi oleh Anggota Polri dari Polsek Ciracas dibantu Panitia bagian keamanan dan pengawasan.
Tata terbit memang wajib dilaksanakan mengingat begitu banyaknya warga yang berdatangan dari sekitar Masjid. Bahkan terlihat warga dari seantero Kelurahan Rambutan atau dari kampong sebelah telah menunggu sejak pukul 12.00 Wib.
Panitia agak lega mengingat jumlah daging cukup memadai sehingga mampu menyantuni 700 saudara kaum dhuafa. Mereka menerima 1.2 kg daging untuk setiap orang.
Tampak wajah sumringah emak emak dari pasar Induk Kramatjati, mereka sabar antri sembari bercerita bahwa nanti setelah ini akan lanjut ke masjid lain.

Sementara itu hak warga berqurban sudah dipisahkan dan diantar secara khusus ke kediaman masing masing. Tentu saja amil qurban yaitu Panitia mendapatkan pula hak nya. Panitia Ied Qurban memutuskan setiap pintu di RW 05 Kelurahan Rambutan menerima jatah daging hewan qurban.
Kepedulian sosial bernuansa kesalehan sosial itu tergambar pula ketika hewan qurban juga disampaikan kepada saudara non muslim bertempat tinggal di Asrama Polri Komseko.dan di Prumahan BHP
Alhamdulillah keluarga kami berbagi tugas tahun ini. Anak anak sudah memiliki penghasilan sendiri mengambil alih kewajiban qurban keluarga. Amalia Muflihat putri bungsu mewujudkan rasa syukur ikut berqurban sapi bersama 6 orang warga lainnya masing masing senilai Rp. 4.000.000 di Masjid Jami An Nur.
Pendidikan dalam memberikan contoh di keluarga diikuti Amel sehingga diterima sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat 2019. Sementara itu Anak cucu hadir menyaksikan penyembelihan hewan qurban di Mushola Nurul Islam yang sangat ramai sekali
Sementara ananda Didit dan keluarga di Cibubur ber qurban atas nama putra sulung Azka Zaidan Athallah seekor kambing seharga Rp. 4.150.000,- Kambing terbesar kedua di Masjid Jami An Nur meniru putra Nabi Adam AS kenapa tidak mempersembahkan qurban terbaik.
Ustazd Sudarko dan Ustaz Fadhil mendapat kepercayaan menyembelih hewan qurban. Sementara Ketua Umum Masjid Jami An Nur Ustazd Arief Santosa dan Bapak Haji Mahmud selaku penanggung jawab kegiatan mengatur Panitia berseragam khusus coklat sesuai tugas masing masing.

Alhamdulillah menjelang Shalat Dzhuhur penyembelihan hewan qurban selesai, dilanjutkan menguliti dan mecacah menjadi bagian bagian kecil. Selanjutnya daging ditimbang sebelum dikelompokkan sesuai rencara distribusi kepada yang berhak.
Warga cukup kompak melaksanakan tugas masing masing di komandoi Khadi,ullah Ustazd Haji Arif Santosa. Awak selaku Pembina Masjid Jami An Nur dan beberapa Tokoh masyarakat serta Bapak Ketua RW 05 dan Komandan Asrama Mas Agus Wiidodo mengawasi dan memberi arahan agar pelaksanaan prosesi idul qurban berjalan lancar dan tertib.

Mudah mudahan qurban kita di terima Allah SWT atas dasar IKman dan Taqwa. Karena ssungguhnya Allah SWT Berfirman paling utama bukanlah daging atau darah yang mengalir setelah penyembelihan. Allah SWT menerima dari ibadah kurban adalah takwa dan keikhlasan.
Allah Ta’ala berfirman :
Daging daging unta dan darahnya itu sekali kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah tetapi ketaqwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. (Haji Al Hajj 37)
- Salam Takziem
- BHP, 12 Dzulhijah 1446 Hijriah
- TD





