
Ada saatnya nanti dimana semuanya hanya akan menjad1 cerita dan kenangan yang usang termakan waktu
Ulama berkata bahwa waktu adalah pedang, dalam kitab Al-Jawaabul Kaafi karya imam Ibnul Qayim rahimahullahu disebutkan bahwa Imam Syafi’i
“Waktu laksana pedang, jika engkau tidak menggunakannya maka ia yang malah akan menebasmu. Dan dirimu jika tidak tersibukkan dalam kebaikan pasti akan tersibukkan dalam hal yang sia-sia”.
Hal ini menunjukkan bahwa kita harus mengolah waktu ke hal-hal yang positif dan bermanfaat. Dan janganlah sekali-kali menggunakannya untuk hal-hal yang sia-sia. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
“Ada dua kenikmatan yang banyak dilupakan oleh manusia, yaitu nikmat sehat dan waktu luang” (Muttafaqun ‘alaih)
Mengulur ulur waktu memang sangat merugikan karena menyebabkan hilangnya kesempatan, kurangnya produktivitas, dan peningkatan stres. Waktu adalah sumber daya yang terbatas dan berharga, sehingga menggunakannya dengan baik sangatlah penting.
Betapa seringnya manusia berangan-angan bahwa ajalnya masih jauh, hingga seringkali ia bersungguh-sungguh mengejar mimpi dunianya dan lalai terhadap akhiratnya,
Padahal sudah banyak terbukti, bahwa sebagian orang-orang yang kita temui yang berangan-angan sama namun tiba-tiba ajal telah menjemputnya.
Maka perlu untuk kita jadikan sebuah renungan
“Bahwa kubur adalah tempat segala usia, karena syarat untuk mati tak harus tua, tak harus sakit, tak harus di jalan, dan tak harus di tempat yang sama”
- Mengulur waktu sangatlah merugikan karena:
Memperburuk kualitas hidup:
Waktu yang terbuang sia-sia tidak dapat kembali. Mengulur waktu dapat menyebabkan penumpukan pekerjaan, stres, dan penurunan kualitas hidup secara umum. - Memperburuk hubungan:
Mengulur waktu dapat menyebabkan kegagalan dalam memenuhi janji atau deadline, yang dapat merusak hubungan dengan orang lain. - Menunda pencapaian tujuan:
Mengulur waktu dapat menghambat pencapaian tujuan dan impian. Jika tidak ada tindakan yang dilakukan, maka tujuan tersebut mungkin tidak akan tercapai. - Pencarian makna hidup:
Mengulur waktu dapat menyebabkan kurangnya makna hidup karena waktu yang terbuang tidak digunakan untuk hal yang bermanfaat.
Pesan Surah Al-Ashr: bahwa Surah Al-Ashr mengingatkan tentang pentingnya memanfaatkan waktu dengan baik dan menghindari menyia-nyiakan waktu. Surah ini juga menekankan pentingnya beriman, beramal shalih, saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.
Hadits tentang orang yang amalnya lebih buruk dari kemarin: Hadits ini mengingatkan pula bahwa orang yang tidak berusaha untuk menjadi lebih baik setiap hari termasuk orang yang celaka.
Karena itulah hendaknya kita agar senantiasa memperhatikan dan mempersiapkan bekal kehidupan akhirat, Dan jangan pernah lalai dengan kehidupan dunia, sebab tak ada jaminan besok kita masih hidup.
Dan saat inilah waktu yang terbaik untuk kita mengumpulkan bekal amal shalih, selagi masih ada kesempatan dan sebelum terlambat.
Sebab kematian bergerak terus tak mengenal waktu siang-malam, pagi-sore, ia datang di lautan dan di daratan, ia menemui tua-muda, laki-perempuan, ia terus bergerak secara konsisten kepada kita dengan kecepatan 60 detik/menit tanpa pernah berhenti untuk beristirahat.
Mengulur waktu dapat memiliki dampak negatif yang signifikan pada kualitas hidup, hubungan, pencapaian tujuan, dan makna hidup. Oleh karena itu, penting untuk memanfaatkan waktu dengan baik dan menghindari menyia-nyiakan waktu.
Dengan begitu, maka pasti akan tiba saat kematian itu akan datang menemui kita…
Ada saatnya nanti dimana semuanya hanya akan menjad1 cerita dan kenangan yang usang termakan waktu, kecuali anda abadikan dalam bentuk dokumentasi setiap peristiwa melalui kegiatan literasi
Yuk raih pahala kebaikan dengan berbagi sama yang lain,
Semoga bermanfaat._
- Salam Lalu Burhan
- 15 Juni 2025








