Sesak

Puisi, YPTD267 Dilihat

 Sesak

 

Thamrin Dahlan

 

Senja kala diperbatasan kota

Menyeruak tepian blantara manusia

Sesak tak bersela

Nyaris saling memghimpit

 

Matahari tampak tak peduli

Dia tenggelan di ufuk sana

Sementara sang bulan jemu menampakkan diri

 

Biarkan saja lalu lalang

Manusia tak punya tujuan

Beginikah tanda akhir zaman

Berkeliaran seperti singa lapar

Jantan betina bersentuhan

Bersesakan bertabrakan tak terhindarkan

Sesak tak ada lagi ruang

 

Baiklah sang alam

Itukah unjuk rasa

 

Percuma

Manusia tetap kelayapan

Serampangan berebut nafas

 

Dan ada yang jatuh

Terlindas bukan tertindas

Krna semua menindas

Tidak jelas siapa lawan

 

Inikah petanda akhir zaman

Ketika kelakuan merenda

Merajalela

Tak peduli

Politik dinasti

Eksekusi kekuasaan

 

Ya sudahlah

Hukum rimba

Siapa kuat dia menang

Dan rakyat menjadi langganan

 

Tujuh generasi berselang

Dipaksa kelaparan

 

SalamsalamaN

Tinggalkan Balasan