PANCASILA TETAP SAKTI
Oleh: Tini Sumartini
Banyak yang mempertanyakan
Kesaktian Pancasila diperdebatkan
Mengapa? Karena banyak pembuktian.
Pancasila mengajarkan toleransi
Nyatanya mereka saling hujat argumentasi
Fanatisme menyerempet batas hak asasi
Saling caci di media bukan basa basi.
Lihatlah, rakyat jelata yang terjerat perkara
Mendapat perlakuan hukum tak setara
Di manakah kemanusiaan yang adil beradab bicara?
Bagimana memperjuangkan keadilan, tak ada cara
Nyatanya rakyat kecil tak berdaya, sengsara.
Katanya, Persatuan Indonesia harus ditegakkan
Buktinya? Terjadi saling gontok-gontokkan
Begitu mudah terjerumus ajakan tawuran
Antar desa, geng, dan antar golongan
Terjadi intrik-intrik saling bermusuhan
Mudah terpancing perselisihan.
Di sana, pun telah kehilangan jiwa musyawarah
Dengan cara yang keluar dari marwah
Semua kubu tak ada yang mengalah
Memaksakan kehendak yang salah
Bahkan sampai berdarah-darah.
Lalu, bagaimana dengan keadilan sosial?
Yang kaya makin kaya yang miskin semakin sial
Sistem perekonomian yang menjadi soal
Usaha berpihak kepada yang kuat finansial.
Kawan, marilah kita renungkan
Bukan Pancasila yang hilang kesaktian
Namun ulah kita yang menghilangkan.
Cipanas, 1 Oktober 2021













