Menulis Adalah Membangun Prasasti Diri

Terbaru296 Dilihat

 

 

karya tulis Tjiptadinata Effendi

Sekaligus Warisan Tak Ternilai Bagi Anak Cucu

Menerbitkan buku karya sendiri dapat menjadi sebuah pencapaian yang besar dalam kehidupan seseorang. Selain memberikan kepuasan pribadi, menerbitkan buku karya sendiri juga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi penulis dan komunitas sekitarnya. Berikut adalah beberapa alasan mengapa menerbitkan buku karya sendiri dapat menjadi warisan tak ternilai bagi anak cucu kelak dan membuat orang sekampung ikut bangga.

Menerbitkan buku karya sendiri adalah cara yang baik untuk meninggalkan jejak intelektual yang langgeng. Buku adalah karya yang dapat bertahan lama dan diakses oleh generasi mendatang. Sebuah buku dapat menjadi warisan yang dapat diteruskan dari generasi ke generasi, dan mungkin bahkan menjadi sumber inspirasi bagi anak cucu penulis.

Buku karya sendiri dapat menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang, termasuk anak cucu penulis dan orang-orang di sekitarnya. Sebuah buku yang menunjukkan pengalaman hidup, pengetahuan, dan kebijaksanaan penulis dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi pembaca untuk mengejar impian dan mencapai tujuan mereka sendiri

Menerbitkan buku karya sendiri juga dapat menjadi sumber kebanggaan bagi komunitas sekitar penulis. Sebuah buku yang berhasil diterbitkan dapat menunjukkan kemampuan dan keterampilan yang luar biasa, dan dapat menginspirasi orang lain di sekitarnya untuk mengejar impian mereka sendiri. Orang sekampung dapat merasa bangga atas pencapaian penulis mereka dan mungkin bahkan mempromosikan buku tersebut di antara teman-teman dan keluarga mereka.

Menerbitkan buku karya sendiri dapat membuka peluang baru bagi penulis, baik dalam hal karir maupun hubungan sosial. Sebagai contoh, buku yang sukses dapat membuka pintu untuk kesempatan bicara publik, kolaborasi dengan penulis lain, atau bahkan kesempatan untuk menjadi penulis terkenal. Selain itu, menerbitkan buku karya sendiri juga dapat meningkatkan citra dan reputasi penulis di mata orang lain.

Meningkatkan kepercayaan diri penulis. Proses menulis dan menerbitkan buku adalah sebuah tantangan yang besar, dan berhasil menyelesaikannya dapat memberikan rasa prestasi dan kepuasan yang besar. Hal ini dapat membangun kepercayaan diri penulis dan memotivasi mereka untuk mengejar tujuan-tujuan lain dalam hidup mereka.

Kesimpulannya, menerbitkan buku karya sendiri dapat menjadi warisan tak ternilai bagi anak cucu kelak dan membuat orang sekampung bangga. Buku karya sendiri dapat menjadi warisan intelektual yang langgeng, sumber inspirasi bagi banyak orang, memberikan rasa bangga pada komunitas.

Secara pribadi,karya tulis saya yang sudah dibukukan oleh PT Elekmedia Komputindo di Jakarta ada 10 judul dan termasuk dalam kategori National Best Seller. Masih ada beberapa karya tulis lagi yang dicetak oleh penerbitan lainnya.

Karya Tulis Membangun Prasasti Diri

Dikatakan bahwa membukukan karya tulis  adalah membangun prasasti diri Karena menulis merupakan suatu aktivitas yang dapat merekam pemikiran, ide, dan pengalaman seseorang ke dalam bentuk tulisan yang dapat bertahan lama. Tulisan tersebut dapat menjadi representasi dari kepribadian dan pemikiran seseorang, serta memberikan gambaran tentang bagaimana seseorang memandang dunia.

Ada beberapa alasan mengapa menulis dapat dianggap sebagai membangun prasasti diri. Pertama, ketika seseorang menulis, ia memaksa dirinya untuk merenung dan memperjelas pikiran dan perasaannya. Dengan menulis, seseorang dapat mengungkapkan ide, pemikiran, atau pengalaman secara lebih terperinci dan terorganisir. Proses ini dapat membantu seseorang untuk lebih memahami dirinya sendiri, dan juga memberikan kesempatan untuk mengenali kualitas diri yang perlu ditingkatkan.

Kedua, tulisan yang dihasilkan dapat bertahan lama dan membantu orang lain untuk memahami lebih banyak tentang pemikiran dan perasaan seseorang. Dalam arti ini, tulisan dapat menjadi prasasti diri yang memperlihatkan nilai-nilai, pengetahuan, dan keterampilan yang dimiliki seseorang.

Terakhir, menulis dapat membantu seseorang untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan berkomunikasi secara lebih efektif. Dengan menulis, seseorang akan mempertajam keterampilan berbahasa dan memperluas wawasannya, yang akan membantu dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain di kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, menulis merupakan   suatu aktivitas yang membangun prasasti diri karena memberikan kesempatan untuk merekam pemikiran dan perasaan seseorang, serta membantu untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan berkomunikasi.

Tidak ada kata terlambat untuk menulis

Tidak ada kata terlambat untuk menulis . Hal ini saya buktikan sendiri dalam perjalanan hidup pribadi .Saya sudah menulis lebih dari 6.700 artikel dan hingga kini di usia 80 tahun,masih tetap menulis.

Tidak perlu  berkccil hati bila tulisan orang lain masuk Headline,sedangkan tulisan kita tidak. Karena setiap komunitas memiliki selera pembaca masing masing. Sebagai gambaran,salah satu artikel yang saya siapkan hanya dalam tempo 40 menit,dibaca oleh belasan ribu  pembaca. Sedangkan tulisan yang saya gadang gadang ,dengan mempersiapkan berjam jam ,hanya dibaca oleh puluhan orang saja.

Kita dapat memaksa diri untuk menulis,tapi tidak mungkin memaksa orang untuk membaca tulisan kita . Setiap tulisan akan menemukan takdirnya masing masing,seperti dikatakan oleh Buya Hamka

Tjiptadinata Effendi

Tinggalkan Balasan

1 komentar