Bidadari : Kharir Hatta Konon bila ada pelangi Dikata para putri turun mandi Di sendang jernih tersembunyi Membalur lulur sabun super wangi 1000 kembang dari taman kahyangan didestilasi Selengkapnya
Karena Menulis Aku Ada (KMAA)
Sinyal
Sinyal : Kharir Hatta Kaulah idola para bocil, estewe, dan lansia Badut jenaka juga makelar perantara Duta ke masa lalu, hari ini, dan esok lusa Hari-hari tanpamu Selengkapnya
Perspektif Awam Tentang Karya Seni Lukis
Dalam ruang lingkup seni rupa dikenal dengan pengetahuan perspektif. Perspektif dalam ilmu seni rupa adalah ilmu yang berhubungan dengan sudut pandang. Setiap mata yang melihat obyek akan mempunyai sudut Selengkapnya
Wajah Seni Rupa Indonesia di Galeri Nasional Indonesia
Kalau jalan- jalan ke Jakarta sudahkah mampir ke Galeri Nasional Indonesia (GalNas). Bangunan kuno peninggalan Belanda yang terletak di Depan Stasiun Gambir dan bersebelahan dengan gedung Kementrian Perikanan dan Kelautan. Selengkapnya
Hanya Tanya
Hanya Tanya : Kharir Hatta Bila kau bertanya, Apa yang hendak kutulis, Tentu jawabnya, Hanya kamu Bila kau menanya, Apa yang hendak kuceritakan, Tentu jawabnya, Hanya Selengkapnya
Diam
Diam : Kharir Hatta Telinga ini sudah pengar Oleh cerita dan kisah yang melaju dari mulutmu Bibir tebal dan hitam bau tembakau Lebih baik kau diam saja Dari Selengkapnya
Kapan Lagi
Kapan Lagi : Kharir Hatta Santap saja sekuat kau sanggup Bukankah kau lapar? Laparmu menelan segala Dahagamu tiada terkira Dahulu orang berperang rebutan lahan Menjajah demi Selengkapnya
Kemayu
Kemayu : Kharir Hatta Lenggak-lenggok tangan berayun gemulai Bibir senyum mata melirik kanan-kiri, Gaya bagai orang sedang menari Ataukah pijakan serasa gelombang? Harusnya kau sadari Usia Selengkapnya
Merah Jambu
Merah Jambu : Kharir Hatta Berdiri kuterpana Menelaah kata demi kata Senyumnya ramah, kata-kata setengah oktaf Ternyata cuma mohon maaf Kalimatmu begitu panjang Kereta api ekonomi Selengkapnya
Pameran Seni Rupa Serupa dengan Menerbitkan Buku Bagi Penulis
Tidak ada kebanggaan terbesar selain bisa berpameran seni, kata banyak seniman. Kalau kamu belum berpameran artinya masih sebatas tukang belumlah seniman, masih sebatas mengaku – aku sebagai seniman tetapi Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 8
- 9
- 10
- 11
- 12
- …
- 24
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.





