Ada pohon beringin besar di tengah desa. Konon katanya pohon itu ada penunggunya. Anak kecil tidak boleh datang ke sana tanpa ditemani orang tua. Beringin itu dihinggapi oleh merpati Selengkapnya
Karena Menulis Aku Ada (KMAA)
Membaca Tanda Tanda Zaman dalam Karya Seni Lukis
Saya tertarik untuk membahas dan membaca tanda – tanda zaman lewat media lukis.Pada artikel sebelumnya saya sudah menulis tentang kiprah Djoko Pekik, Juga Raden Saleh dan Affandi. Sebetulnya Selengkapnya
Ngantuk
Ngantuk : Kharir Hatta Mengantuk itu nikmat Binatang, manusia, dan tumbuhan sepakat Segala yang hidup musti rehat Terus bergelibat bakal tamat Kantuk jua pembawa riwayat Tentang nyawa Selengkapnya
Mengukir Pagi
Mengukir Pagi : Kharir Hatta Ada pagi temaram tersaput kabut Para cacing mendengkur di bawah selimut rumput Dihela angin seperti menggigil pohon beringin Bayang buruk dihela, harapan baik Selengkapnya
Parfum
Parfum : Kharir Hatta Sebotol parfum kau beli Wangi bagai keringat bidadari Katamu, semua orang punya aroma khas tersendiri Agar Grenuille tak salah menemui Duhai wangi kesukaan Selengkapnya
Ngidam
Ngidam : Kharir Hatta Mendung di timur langit senja Angin bertiup mengelus dedaunan Rintik manik perak berjatuhan membasahi bumi yang merapuh Cerecau burung hinggap di dahan Sejak Selengkapnya
Misteri Keberadaan Uang Fatih
Fatih celingak celinguk mencari-cari sesuatu di lantai kelas. Ia menggeser-geser kursi dan terus menelusur ke bawah meja. “Kamu cari apa sih Fatih?” tanya Nabila yang heran dengan Fatih yang Selengkapnya
Kamu Bisa Haza!
Di sekolah akan diadakan outbond. Banyak pertandingan seru antar kelas digelar. Seperti bermain voli, basket, balap sepeda, lomba lari, pacu belut, makan kerupuk dan masih banyak lagi. Anak-anak SD Mutiara Selengkapnya
Keberanian Putri Malu, Dendelion dan Sedap Malam
Ada pesta di kerajaan bunga hari ini. Putri Malu dan Dendelion sudah berjanji untuk berangkat bersama. Namun sudah lewat dari waktu janji bertemu, Dendelion belum juga datang. Putri Malu pun Selengkapnya
Razka dan Kawanan Merpati
Setiap minggu pagi seperti biasa Razka bersama Ayah dan Bunda jalan pagi mengelilingi kompleks perumahan. Kadang mereka berhenti di lapangan untuk bermain badminton atau sepak bola. Selesai olahraga mereka pulang Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 7
- 8
- 9
- 10
- 11
- …
- 24
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.




