Baitul Makmur Aku Padamu

KMAB589 Dilihat
Semoga masjid Baitul Makmur makin makmur jamaahnya,aamiin(dokpri)

Senja baru saja berpamitan dari langit seputaran Cikarang, gema adzan terdengar syahdu, motor di belokan ke arah masjid yang agak tersembunyi dari jalan, namun sebuah plang penanda menjadi petunjuk keberadaan masjid.

Suasana masjid masih terasa sepi dan hanya beberapa jamaah yang hadir, ada rasa haru yang menyeruak ketika melihat masjid ini, iya haru yang tak bisa ditahan tahan, melihat ke langit langit masjid yang terbuat dari ornamen kayu, ada juga anak tangga sebagai penanda masjid ini akan dibangun dua lantai.

Inilah masjid Baitul Makmur yang berlokasi di Kampung Jagawana, RT 01/05 Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, dahulu Penulis akrab berada di masjid ini, dari mulai awal membangun pondasi hingga tahap memasang atap sehingga layak untuk dipakai sholat, pengajian dan kegiatan keagaman lainnya meski masih belum paripurna pembangunannya.

Masjid yang dibangun dengan segala keyakinan bahwa mampu wujudkan mimpi mempunyai masjid sendiri dan akhirnya mimpi itu bisa terwujud, alhamdulillah. Beruntung masjid ini memiliki jamaah yang militan dan pantang menyerah, bila pembangunan masjid yang lain meminta sumbangan di jalan jalan .Masjid Baitul Makmur yang awal pembentukannya, panitia bertekad agar jamaahlah yang selayaknya peduli dan akhirnya masjid berdiri dengan layak.

Namun beberapa waktu kemudian Penulis vakum dari kegiatan masjid. Dan maghrib yang dilakoni Sabtu sore tempo hari menjadi kembalinya Penulis ke masjid Baitul Makmur. Ada haru tentunya, bersyukur bisa kembali di habitat dan komunitas masjid Baitul Makmur.

Ketemu senior di pengajian, Mang Aking yang sekarang menjadi marbot masjid dan memimpin jamaah sholat Maghrib. Meski jamaahnya tak banyak namun sholat bisa ditunaikan. Apalagi saat ini pengisi acara pengajian yang juga perintisnya yakni Ustadz Tsuroso telah berpulang beberapa waktu yang lalu.

Baitul Makmur kini lebih rapi, bersih dan juga penambahan penambahan bangunan penunjang masjid, toiletnya pun bersih dan tempat wudhu nya pun berair jernih.

Semoga saja kehadiran masjid Baitul Makmur menjadi tempat syiar bagi masyarakat sekitar dan menjadi masjid yang ramai di kunjungi jamaah untuk sholat lima waktu.

Ada rasa penyesalan Penulis disebabkan beberapa waktu vakum untuk berkunjung ke masjid Baitul Makmur, mungkin ini langkah awal untuk bisa kembali menuju masjid Baitul Makmur, berjamah atau juga pengkaji Al Qur’an.

Tinggalkan Balasan

News Feed