Perih mataku, lelah terlalu lama aku hanyut dalam tangis panjangku. Terpaksa aku membukanya, panas menerpa wajahku. Sinar matahari tidak mau kompromi dengan lelah badan serta jiwaku, dengan garang panasnya menusuk Selengkapnya
Cerpen
Ending Novel Novelis (40)
Puisi untukku Masih di taman hotel tempatku menginap selepas launching bukuku. Mas Pras tetap berada di sampingku. “Kamu sama sekali tak membuka pesanku, Ajeng. Kenapa?” Suara mas Pras menyadarkan Selengkapnya
PENTIGRAF PARTO DEMO JAGUNG
PARTO DEMO JAGUNG Oleh : Hariyanto Dia hanya ingin menyampaikan aspirasi sebagai peternak ayam petelor. Sudah beberapa bulan terakhir ini harga jagung naik lebih 2000 rupiah dari normalnya. Itu harga Selengkapnya
ANDROID
Hu.M4n.Z113. Aku memanggilnya Zile. Android terbaru dengan sistem dan fungsi terkini. Gerakan halus tidak patah-patah. Neuron berupa kabel nano terpasang seratus tiga puluh enam kali lebih banyak dari pendahulunya, Hu.M4n.Y112. Selengkapnya
Kegiatan Setiap Pagiku di Sekolah
Pagi ini seperti biasanya. Aku bersiap-siap untuk masuk sekolah. Aku mandi pagi. Brrrrr dingiiiin… Lalu aku mengambil nasi dan telur goreng yang telah disiapkan oleh simbah untukku. Aku segera Selengkapnya
Jantungku (part 3)
Raihan bagaikan ditelan bumi, sudah dua minggu ini aku tidak di usilinya bahkan aku juga tidak melihat kehadirannya. Aku melihat sekelilingku, tempat ini biasanya menjadi tempat favorit Riahan, menjadi tempat Selengkapnya
Ending Novel Novelis (39)
Niat Buruk Tyo 39 Kurasa ada yang membuntutiku saat berbelanja kebutuhan sehari-hariku. Ada perasaan tak enak menyelimuti hatiku. Buru-buru aku memilih aneka kebutuhanku selama beberapa hari ke depan. Langsung saja Selengkapnya
Pulang Kampung ke Kota Budaya
“Bunda, aku dapat juara satu!” aku berlari masuk menghampiri bunda yang sedang membereskan rumah. “Benarkah? Hebat anak Bunda, ayo ganti pakaian lalu makan sama-sama ya,” perintah bunda. “Siap Bun. Oh Selengkapnya
pentigraf BAGAI TELUR DI UJUNG JAGUNG
BAGAI TELUR DI UJUNG JAGUNG Oleh : Hariyanto Siapa bilang nasib kritis selalu di ujung tanduk. Zaman sudah berubah. Pandemi Covid 19 turut berperan merubah tatanan. Mempercepat sekaligus memperlambat; antara Selengkapnya
Ending Novel Novelis (38)
Merindu Napak tilas yang baru saja kulakukan, membuat hatiku merindu. Namun aku belum juga menanggapi komunikasi dengan mas Pras. Aku tak tahu bagaimana untuk memulai komunikasiku. Bagaimana caraku untuk Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 44
- 45
- 46
- 47
- 48
- …
- 93
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.








