Aku Zahra. Aku seorang anak tunanetra. Umurku delapan tahun. Sekarang aku duduk di kelas dua. Sebelum masa pandemi ini aku selalu masuk sekolah. Banyak yang aku pelajari. Berhitung, menghafal huruf Selengkapnya
Cerpen
Ending Novel Novelis (29)
Malam Midodareniku Hari H pernikahan hampir tiba. Malam ini adalah malam jelang ijab kabulku. Kata sesepuh, malam midodareni. Malam Midodareni hanya diisi dengan pengajian. Jika Rindu dulu harus menjalani Selengkapnya
Ending Novel Novelis (28)
Hari Bahagia Menanti Bahagiaku. Semakin dekat. Semakin nyata. Akan kuraih bersamamu. Kebersamaan. Kebahagiaan Sekian lama, ku di sini. Menggantungkan harapan. Melebarkan asa. Demi masa depan kita Ada bayangan berkelebat akanmu Selengkapnya
Mainan Decin
“Ayo bereskan mainannya setelah selesai bermain Kak,” perintah bunda setelah Decin bermain. “Duh Bund. Aku capek, Bunda aja ya,” keluh Decin. “Lo kok begitu? Kan Decin yang main. Ayo lihat Selengkapnya
PENTIGRAF REFLEKS
REFLEKS Oleh : Hariyanto_pentigraf Refleks terjadi secara spontan dan tanpa disadari sebagai akibat respon dari adanya rangsang. Tentu beda dengan Bu Tejo yang suka mengoceh spontan setelah terkejut. Sama-sama spontannya Selengkapnya
Aku Mempraktikkan Adzan dan Menjaga Kebersihan di Masjid
“Allahu akbar Allahu akbar…” Adzan. Entah kenapa aku selalu senang diajari mengumandangkan adzan saat sekolah dulu. Aku yang seorang anak tunagrahita. “Latihan adzan ya, Jon.. Kalau sudah waktu shalat, kamu Selengkapnya
Ending Novel Novelis (27)
Obat Kangen “Masih sering menulis ya, Jeng?” Tanya mas Pras pada keesokan harinya melalui video call WhatsApp. Aku memang mengirimkan puisiku tadi malam. Ah iya. Ada satu hal yang Selengkapnya
“Ana uHibbuki” (3)
Akhirnya aku disini lagi sudah sepekan pula dari pertama kali aku datang ke rumah Balqis. Rindu yang teramat dalam, tadi aku tidak mau memaksakan diri untuk datang cepat, karena aku Selengkapnya
Ending Novel Novelis (26)
Pada-Nya Kutitipkan Namamu dan Namaku Tak ada kata cinta terucap. Hanya bahasa cinta yang menjawab pertanyaan Pras. Kukira itu sudah cukup bagiku dan Pras untuk memaknainya. Kami sama-sama telah Selengkapnya
Ada Apa dengan Ardi?
Lonceng tanda masuk kelas setelah istirahat berbunyi. Satu persatu siswa mulai memasuki kelas. Mereka berdatangan dari berbagai tempat. Ada yang dari kantin, dari taman, dari musala dan lain sebagainya. Sewaktu Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 47
- 48
- 49
- 50
- 51
- …
- 93
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.







