Tikungan Menuju Surga(2)

“Met, ibu berangkat dulu,” suara ibunya terdengar diikuti suara pintu tertutup. Kembali angan Slamet tak menentu. Dia ingin memiliki sepeda motor seperti teman- temannya. Ingin sekolah tinggi. Bisa menjadi pegawai.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.