Mengucapkan salam sambil melangkah menuju ruanganku, beberapa pasang mata terpaku memandangku curiga, aku mengacuhkan mereka terus melangkah menuju ruanganku tentunya, sudah hampir 5 tahun aku tempati ruangan ini. Setelah meletakkan Selengkapnya
Cerpen
Apakah Aku Wanita dalam Al-qur’an (Part Awal)
Aku galau, fikiranku kalut bayangan dalam cermin yang ku pandang saat ini sangat seksi, lihat saja belahan dada dari bajuku menonjolkan gundukkan gunung yang sepertinya malu – malu tapi mau Selengkapnya
Hitam Pekat (Part 2)
Netraku membulat tak percaya, inikah tempat berlindung kawanku dari panasnya siang dan dinginnya malam yang katanya dunia seakan menjadi miliknya dengan tinggal di dalamnya. Aku memandang sekitar, seakan tak percaya, Selengkapnya
Hitam Pekat (Part 1)
Bertekut lutut, aku terpaksa melakukanya. Begitu hina, aku sungguh tak berguna, aku manusia yang seharusnya bertekuk lutut hanya pada yang Maha Kuasa tapi saat ini aku terpaksa, sangat terpaksa melakukannya. Selengkapnya
Cinta Tak Berujung (Part akhir)
Sejak dari malam tadi kepala dan perutku bagaikan tidak bersahabat, Adam, suamiku masih meringkuk dengan bantal gulingnya seperti tidur mati, jengkel aku dibuatnya. Azan subuh sudah lewat, aku kesal tapi Selengkapnya
Cinta Tak Berujung (Part 3)
Malam ini, kami sah menjadi suami istri “Kita akan tinggal dimana setelah ini?” pertanyaan ini terlontar begitu saja dari mulutku Adam memandangku lama, “Di rumah orangtuaku.” Jawabnya ragu “Bolehkah kita Selengkapnya
Cinta Tak Berujung (Part 2)
“Ana, apa yang kamu pikirkan. Ayah tidak pernah mengajarkanmu untuk tidak menghormati orang tua.” Suara tinggi Ayah membuat merinding. Aku memang salah, tapi aku tidak berharap Adam datang secepat ini Selengkapnya
Cinta Tak Berujung(part 1)
Dia bukan tipeku banget, bagaimana tidak kehidupan kami sangat berbeda. Aku dari keluarga yang ketat dalam displin, bagaimana tidak Ayahku seorang perwira angkatan darat, ibu seorang guru yang selalu menjujung Selengkapnya
RASA LEBIH DARI KATA 2
RASA LEBIH DARI KATA 2 Tung Widut Zuria berdiri. Dia sekaramg persis di samping laki-laki itu. Dia ikut menikmati pemandangan. Tak banyak pembicaraan mereka. Keduanya kini diam menghadap ke belakang Selengkapnya
RASA LEBIH DARI KATA 1
RASA LEBIH DARI KATA 1 Tung Widut “Sudah. Sudah sampai,” suara Zuria sambil duduk di sebuah cafe. Cafe itu yang menjadi kenangan bersama kekasihnya. Kekasih saat dia masih menjadi Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 70
- 71
- 72
- 73
- 74
- …
- 93
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
















