KMAA#26: Kepiluan

Terik matahari begitu menyengat, cahayanya terasa membakar kulit. Langit tampak biru bersih tidak  ada sedikit pun awan yang mengotori.  menyambut kedatangan rombongan saat kapal mulai bersandar di pelabuhan Lembar- Lombok,

KMAA#25: Menjadi Relawan Lombok (Part 2)

Suaranya tertahan sepeti tersekat di tenggorokan, napasnya berat. Sambil menundukkan wajah. Terdengar tarikan napas panjang, sesaat kemudian didongakkan wajahnya menatap langit yang penuh bintang. Kedua tangannya menggenggam pembatas pagar. Seakan

KMAA#23 : Kajian

Terik matahari begitu menyengat, sekujur tubuh basah oleh peluh. Butiran bening satu persatu jatuh dikening. Dari kejauhan tampak jalanan beraspal membentuk fatamorgana. Menyusuri kampus membuat kulit terasa dipanggang, butiran peluh

KMAA#21 : Penyadaran Diri

Sore itu Fadli bersama beberapa temannya mampir di cafe tempat biasa mereka nongkrong setelah usai kegiatan di kampus. Mereka membicarakan semua hal, mulai dari gadis-gadis seksi yang ada di kampus

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.