Novel ini bercerita tentang wanita cantik jelita bernama Anindia Nilajuwita. Sosok yang terbelenggu cinta pertamanya. Tatkala Rumput Kusut Masai adalah gambaran galau hatinya. Entahlah Tadinya pertunangan dan lamaran mereka ditunda Selengkapnya
Fiksiana
Hard Love
Jika ada yang bertanya kenapa masih bertahan, mungkin sampai saat ini Aku tidak bisa menjawabnya. Mungkin semua yang pernah mengalami hal sama dengankupun tidak akan bisa menjawab. Kerutaan di dahiku Selengkapnya
Senandung Rindu
Malam semakin bertambah larut .. Hujan sudah cukup lama reda .. Sang kodok pun mulai lelah bersenandung .. Diantara gemercik air .. Yang tergenang di dahan pohon kamboja .. Burung Selengkapnya
Matt Paten: “Preman Kampung”
13. Preman Kampung Matt Paten sedang mengawasi proyek pembangunan Pesantren, yang merupakan wakaf dari Barnus atas nazarnya setelah sembuh dari sakit. Dalam proses pengerjaan proyek pesantren tersebut, ada saja gangguan Selengkapnya
Pantai Tahun Baru
PANTAI TAHUN BARU (Titik Kenangan) Tung Widut perkenalan datang di tahun baru bersama bergembira kamu diantaranya mencampakkan tanpa perasaan bertemu tak sengaja dikelilingi wanita gaya hidup mewah
Aishiteru Yo (End)
Pertemuan kami selalu secara tidak sengaja, seperti pagi ini, aku melepas resahku dengan berjalan santai menyambut hari ahad sejenak menghilangkan kepenatan dari mengajar selama sepekan. Langkahku terhalang oleh kakak beradik Selengkapnya
Novel : Tatkala Rumput Kusut Masai (8)
Novel ini bercerita tentang wanita cantik jelita bernama Anindia Nilajuwita. Sosok yang terbelenggu cinta pertamanya. Tatkala Rumput Kusut Masai adalah gambaran galau hatinya. Hari Wisuda Anindia adalah gadis yang pandai Selengkapnya
Duduk Termangu
Senja di sore itu .. Mentari masih bersinar .. Menerangi sebagian ruang .. Tempat penulis tua itu duduk .. Sambil memandangi pohon kelapa .. Yang dahannya bergerak gerak tertiup Selengkapnya
Matt Paten: “Menggugah Perasaan”
12. Menggugah Perasaan “Dulu sewaktu masih kuliah, saya pernah dengar Tausyiah soal ini, bahwa tidak satupun yang terjadi di muka bumi ini tanpa campur tangan Allah.” Matt Paten terkesima mendengar Selengkapnya
MBA
MBA deh mbah versi awak dunk bukan Magister Bussines Arts bukan pula makin botak aje atau MBA versi sobat sobat kompasianer Mboten Boten Ajah walau awak asli sejati suku minang Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 44
- 45
- 46
- 47
- 48
- …
- 383
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.













