AGLONEMA MEMBIUS SUKMA Oleh: Tini Sumartini Auramu nan memesona Merebut hati, terjerat, terpana Kau membius diriku terlena. Memandangmu manjakan mata Wahai, paras warnamu begitu jelita Seakan engkau hadirkan alunan gita Selengkapnya
Puisi
Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau”Serba Salah”
Serba Salah Pekerjaan untuk kehidupan Mencari mengejar menggapai kebahagiaan Untuk jiwa raga agar jauh dari rintihan Tak tersesat ikuti jalan kebenaran Jabatan adalah titipan Bukan penguasa jabatan tuk ditekan Selengkapnya
Murabbiku
Murabbiku Oleh: Wiwi Widiastuti Di setiap relung nafasku langkahmu mengikutiku Disaat aku tak paham bagaimana cara menghafal Quran Kau membimbingku dengan penuh kesabaran Semangatmu memotivasi kami mengalahkan segalanya Selengkapnya
Ketika Bahagia Menyapa
Ketika Bahagia Menyapa Rona kehidupan mengitari keberadaan manusia Hadirkan lembaran ceria nan penuh pesona Sesekali, terlintas pula raut kecemasan menyapa Hadirkan keraguan akan kebahagiaan yang fana Benarkah bahagia itu dirasakan Selengkapnya
Hujan Air Mata
Hujan Air Mata Mendung datang mengundang hujan Angin kencang menerpa wajahku Mimpi pun gelisah Tak lama kabar itu pun datang Terjawab sudah Wanita aroma kopi tergeletak tak berdaya Keperkasaan Selengkapnya
Musim Tak Pernah Membenci Rindu
Sepertinya saat ini bukan waktunya untuk bermimpi Tapi takada salahnya membuat lukisan-lukisan dengan tinta kenangan di kaki langit Walau mendung mulai menata gelombangnya Dan aku mulai dengan sebuah kisah pertemuan Selengkapnya
Kemayu
Kemayu : Kharir Hatta Lenggak-lenggok tangan berayun gemulai Bibir senyum mata melirik kanan-kiri, Gaya bagai orang sedang menari Ataukah pijakan serasa gelombang? Harusnya kau sadari Usia Selengkapnya
Merah Jambu
Merah Jambu : Kharir Hatta Berdiri kuterpana Menelaah kata demi kata Senyumnya ramah, kata-kata setengah oktaf Ternyata cuma mohon maaf Kalimatmu begitu panjang Kereta api ekonomi Selengkapnya
Buah Hati Ayah Bunda
Ziva. Dokpri penulis Katamu ingin menjadi anak yang patuh Pada nasihat Ayah dan Bunda Juga kasih sayang pada kakak tercinta Pun kebahagiaan kau limpahkan pada adik dengan sepenuh Menjadi dokter Selengkapnya
Resah Tanpa Arah
Resah Tanpa Arah Tung Widut Gundah kembali menyapa Tanpa menanya apa yang dirasa Tanpa sebab datang begitu saja Menghantui hati sedang resah Berdiam dalam nuansa terambing Tak tahu mengapa Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 160
- 161
- 162
- 163
- 164
- …
- 240
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.













