Berjemur di atas meja

Karya : Purwa Nur Alam   Hangatnya pancaran matahari Menyerap ke dalam kulitku Menembus daging dan tulang Saat kusambut kehangatannya di selasar lantai tiga   Di atas meja duduk kaki

Puisi 06. Terhunus Kerinduan Jiwa

Puisi 06. Terhunus Kerinduan Jiwa Karya. There Gelap semakin menyelimuti malam jelaga terbentang di sekujur atma alam kerlip gemintang terhanyut dan tenggelam pendar cahaya bulan meredup sampaikan salam Di sudut

Sayap Patah

Sayap Patah Karya : Sim Chung Wei Terhempas dari nirvana jatuh dari khayangan masuk dalam dunia fana terdiam diantara pengunngan Diam seribu kata meratap tanpa henti emosiku melupa ronta-ronta tapi

Gambaran Kehidupan

Gambar kehidupan Karya : SIm Chung Wei Goresan waktu demi waktu membentuk garis kehidupan membentk pola tertentu menjadi gambaran Mengalir dalam kesatuan pernuh warna-warnai terpadu dalam kehidupan melarutkanku dalam buai

Sadarkah Dirimu

Sadarkah Dirimu Karya : Sim Chung Wei Bukan tak mungkin ku mencintaimu setelah sekian lama kita bersama cinta yang tumbuh bersemi selama ini dalam hati Ketikan rasa  kebersamaanya disertai kenangan

Puisi 05. Menggigit Sunyi

Puisi 05. Menggigit Sunyi Karya:  There Lembayung senja telah menepi membawa seluruh jingganya pergi membiarkan malam merayu sepi memaksa bayu menggigit sunyi Bentangan semesta bagai permadani kunikmati temaram senja seorang

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.