Karya : Purwa Nur Alam Hangatnya pancaran matahari Menyerap ke dalam kulitku Menembus daging dan tulang Saat kusambut kehangatannya di selasar lantai tiga Di atas meja duduk kaki Selengkapnya
Puisi
Puisi 06. Terhunus Kerinduan Jiwa
Puisi 06. Terhunus Kerinduan Jiwa Karya. There Gelap semakin menyelimuti malam jelaga terbentang di sekujur atma alam kerlip gemintang terhanyut dan tenggelam pendar cahaya bulan meredup sampaikan salam Di sudut Selengkapnya
Sayap Patah
Sayap Patah Karya : Sim Chung Wei Terhempas dari nirvana jatuh dari khayangan masuk dalam dunia fana terdiam diantara pengunngan Diam seribu kata meratap tanpa henti emosiku melupa ronta-ronta tapi Selengkapnya
Ujung Harapan yang Cerah
Ujung Harapan yang Cerah Karya: Sim Chung Wei Kumpulan asa dalam jiwa membawa ku tk melangkah berjalan dengan penuh wibawa mencapai masa depan cerah Jalan ini masih gelap gulita namun Selengkapnya
Sinar Pagi
Sinar Pagi Tung Widut Embun mulai bercerita Seiring sinar pagi Memberi bentuk wajah penuh harap Bersiap aktifitas Dimulai dari menyembah Nya Memohon Rejeki hari ini Untuk hidup tujuh turunan
Gambaran Kehidupan
Gambar kehidupan Karya : SIm Chung Wei Goresan waktu demi waktu membentuk garis kehidupan membentk pola tertentu menjadi gambaran Mengalir dalam kesatuan pernuh warna-warnai terpadu dalam kehidupan melarutkanku dalam buai Selengkapnya
Sadarkah Dirimu
Sadarkah Dirimu Karya : Sim Chung Wei Bukan tak mungkin ku mencintaimu setelah sekian lama kita bersama cinta yang tumbuh bersemi selama ini dalam hati Ketikan rasa kebersamaanya disertai kenangan Selengkapnya
Doa Mu
Doa Mu Tung widut Terucap dari bibir mungil Kata syarat makna Beribu doa Penuh harapan Cinta dari hati tulus Takut kehilangan Tahu keadaan Tak pernah terbayang Tak mungkin diam Untuk Selengkapnya
Puisi 05. Menggigit Sunyi
Puisi 05. Menggigit Sunyi Karya: There Lembayung senja telah menepi membawa seluruh jingganya pergi membiarkan malam merayu sepi memaksa bayu menggigit sunyi Bentangan semesta bagai permadani kunikmati temaram senja seorang Selengkapnya
Dosa
Dosa Tung Widut Jerit tangis Pengakuan dosa Hanya pada Mu Ku pasrahkan Atas segala kesalahan Hapus kegalauan Hati tak menentu Mengingat berjuta kata Yang tak sengaja Berucap Berprasangka Atas Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 16
- 17
- 18
- 19
- 20
- …
- 240
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










