Puisi 05. Menggigit Sunyi Karya: There Lembayung senja telah menepi membawa seluruh jingganya pergi membiarkan malam merayu sepi memaksa bayu menggigit sunyi Bentangan semesta bagai permadani kunikmati temaram senja seorang Selengkapnya
Puisi
Dosa
Dosa Tung Widut Jerit tangis Pengakuan dosa Hanya pada Mu Ku pasrahkan Atas segala kesalahan Hapus kegalauan Hati tak menentu Mengingat berjuta kata Yang tak sengaja Berucap Berprasangka Atas Selengkapnya
Puisi 04. Menggigit Jiwa di Sela Jemari Hati
Puisi 04. Menggigit Jiwa di Sela Jemari Hati Karya. There Pekan Suci dan Kudus Menyejukkan jiwa yang haus Membasuh jiwa ego terbungkus Dalam Darah Dan Air Kudus Sang Penebus Hai, Selengkapnya
Janji Sang Matahari
Janji Sang Mentari Tung Widut Senyum mentari pagi Membawa berjuta harap Bukti atas janji Terasa tak terucap Perlahan melambung tinggi Semakin cerah Secerah janji terpenuhi Aku bisa memuja Mu Aku Selengkapnya
melepas rindu diangkasa
Melepas rindu di angkasa karya : Purwa Nur Alam Lenting suara menggelitik telinga ketika langit masih menutup aurat bumi pikiran bercengkrama di atas langit detak jantung lambat berdetak Selengkapnya
Menyesalkah
Meyesalkah Taukah kamu bahwa aku sekarang bahagia meski tanpa dirimu yang menghabiskan waktu sia-sia Menyesalkah kamu yang telah menolakku membuangku dari hatimu membiarkanku dingin membeku Sadarkah kamu dulu aku bergitu Selengkapnya
Menunggu Matahari
Menunggu Matahari Tung Widut Siang telah berjanji Akan membawa mentari Menyinari hati berderai Karena badai malam tadi Mata mulai berharap Tak mau terpejam Sebelum tahu warna pelangi Dari embun dan Selengkapnya
Puisi 03. Selendang Pelangi Hati
Selendang Pelangi Hati Karya: There Apa kabar sahabat Lama kita tak berjabat Semoga dirimu selalu sehat Berharap jumpa hingga terlihat Dumay mempertemukan kita Salam aksara mengungkap rasa Meniti hari dalam Selengkapnya
Puisi 2 : Merobek Wajah Langit
Merobek Wajah Langit Karya : There Memasuki Pekan Suci merobek wajah langit dosa diri menebas nikmat dosa tercicip sepi lepaskan balutan dosa menyelubungi dalam setiap lekuk jiwa begitu tersembunyi Takperlu Selengkapnya
Bersama Mereka
Bersama Mereka Tung Widut Diantara mereka Duduk satu meja Bercerita tentang rasa Pada pencerita Canda tak ada ujung Berandai Didisipi data keseriusan Pudarlah prasangka Antara kawan setia
- Sebelumnya
- 1
- …
- 17
- 18
- 19
- 20
- 21
- …
- 241
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.









