BERSAMA DALAM MALAM Tung Widut Dentang suara adan Segera mengutai sujud menggenapi lima wajib Malam sudah mulai merongga Dari hiruk pikuk kesibukan Kini kembali menguntai dunia maya Selengkapnya
Puisi
Seni Tari
Gerak lekuk tubuh cerminkan lembut jiwamu Lentik jari dawaikan nada senandungkan cerita hidup Rentak musik tradisional khas warnai cerahnya hari Senyum manis terus hiasi wajah cantikmu Seirama dengan gerakan kaki Selengkapnya
Berlindung di Balik Puisi
Puisi memanglah ruang paling aman untuk mengumbar luapan berbagai perasaan, juga menjadi tempat merenung paling mengasyikkan. Hanya bermodalkan bahasa simbolik, rangkai kata nan Indah perasaan gundah terkemas menjadi indah. Tapi Selengkapnya
Kapan Kita Mulai Menulis ?
Selamat pagi sobat, Di pagi hari yang cerah ini saya mengulas topik di rubrik NGETEH MORNING tentang kisah saya saat mulai menulis. Menulis yang saya maksud di sini adalah membuat Selengkapnya
Kenapa Juga Masih Bertengkar [hari puisi dunia]
di hari puisi dunia tahun 2021 ini indonesia sebegitu sajakah di berita terkini berita di koran, radio dan televisi dan sosial media negri dan luar ngeri penuh canda intelektual ‘ala Selengkapnya
Samar Terbiarkan
Jika mungkin bisa, terlihatlah segalanya Menganak sungai teraliri jauh menghilang sekelip mata Tertelan riak tak seorangpun sadari jejaknya Memutih lalu memudar hingga tak berbentuk menuju muara Tak disangka jawabannya tak Selengkapnya
Kalut Berlumut
Tak tentu waktu terserah instingnya memulai segala aba-aba Harapkan hal baik sepertinya belum berkesempatan bersua Melenggang tenang beranjak terbang cemerlang bersama mereka Semoga tak diganggu makhluk jahat yang berusaha mempengaruhi Selengkapnya
Apa Itu Batasannya
Tak akan pengaruh apa yang terjadi Sikap dan tindakan cukup untuk mewakili Lanjut ke satu titik fase pada ruang tersembunyi Gersang penuh semak belukar tak ada penghuni Kumpulan kata-kata tak Selengkapnya
Syukuri Segalanya
Merantau jauh ke negeri orang Bertahan di beda adat penuh usaha dan juang Menjaga marwah Ayah dan Ibu tersayang Menjadi tulang punggung satu-satunya penopang Biar rindu dan jarak selalu menghadang Selengkapnya
Jangan Tertawa Lagi
Begitu bangganya dirimu menceritakan masa itu Di jalan berbatu ditemani ilalang setinggi badan memberi kesan indah tiap ia berayun manja dibuai angin yang singgah Merasa hanya kamu yang tau segalanya Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 214
- 215
- 216
- 217
- 218
- …
- 240
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











