Memulai pagi dengan lemah hati Berjalan susuri jalan penuh sampah sana sini Berserakan tumpukan plastik basah dan kering Lihat kerumunan manusia berebut botol plastik untuk dijual lagi Duduk di batu Selengkapnya
Puisi
Sedikit Melupakan
Terangkan segala yang pernah singgah Dengan sengaja berkata-kata dan memberi kesan tak suka Menatap biasa padahal sudah menumpuk buruknya kesan Berjalan santai layaknya tak ada masalah pada fikiran dan hati Selengkapnya
BerkahMu Tak Terhingga
Jauh di sudut langit awan hitam berkumpul secara perlahan melebar semakin menutupi biru cerah yang dari pagi hangatkan bumi Pagi akan beranjak siang siap menggelincir mentari yang begitu tampak kharismanya Selengkapnya
Pohon Hampir Mati
Kaulah semangat jalani hari Pelita di kala dunia mulai meredup Pembangkit serpihan hati yang sedang layu Membuncah bergerak hadapi kenyataan Dulu rindang daunmu sejukkan siapa saja yang numpang berteduh Duduk Selengkapnya
Merangkai Titik Tinta
Entah bermula dari mana Titik itu tercipta meski masih terlihat jauh dan begitu kecil dan halus Dari satu menjadi dua dan kini berubah dengan tak terhitung jumlahnya Hitam penuhi kertas Selengkapnya
Teacher; Salah Satu Manusia Super
Senyum lembut menawan mengagumkan Wajah bersih sembunyikan luka yang tertahan Gerak-gerik teratur tertata cara bicara Berpakaian sederhana cermin diri penuh positif aura jiwa Apapun bentuk kata adalah lafaz doanya Semua Selengkapnya
Merindukan Hujan
Mekar bunga berwarna-warni manjakan mata Kumpulan kumbang terbang suka cita terbang mengitari satu pohon ke pohon lainnya Penuh hijau seluas penglihatan merajut harapan Beberapa ulat hijau dibiarkan tumbuh subur membulat Selengkapnya
Ayunan Kayu Kenangan
Jauh terletak di tengah kota kecil Rumah sederhana berwarna biru Halaman luas tempat bermain di kala sore Di hiasi beberapa pohon membuat sejuk suasana Ditimang disayang didekap siang dan malam Selengkapnya
Bungkusan Tak Berwujud
Berlomba meminta simpati Berebut perhatian bersama berlari Menata ruang jiwa rimbunkan bunga hingga bersemi Mengemis kasih rasa sakit tak dipeduli Tidak ada yang melihat dan menjadi pemerhati Tak ada penghargaan Selengkapnya
Pantun Ujung Februari
Pantun Ujung Februari 2021 Jeruk purut berkerut kerut Jeruk Pontianak dijamin manis Tak elok pula banyak menuntut Kerjakan kewajiban tak ada yang gratis Daun sirih berteman pinang Pinang merah di Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 216
- 217
- 218
- 219
- 220
- …
- 240
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.







