Bias Rundu

  Bias Rindu Tung Widut Menunggu Dalam sepi Sendiri Rindu datang Hanya rembulan Mebiaskan cahaya Menyamarkan rindu Ketika tak mampu Air mata Doa sebagai akhir

Pagi Ketika Rindu

Pagi ditemani secangkir kopi ketika rindu kembali menyapa bayangan sosokmu hadir kembali anganpun harap datangnya bahagia   Dulu setiap pagi selalu berbincang mesra sambil menghirup hangatnya secangkir kopi yang tersaji

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.