Bias Rindu Tung Widut Menunggu Dalam sepi Sendiri Rindu datang Hanya rembulan Mebiaskan cahaya Menyamarkan rindu Ketika tak mampu Air mata Doa sebagai akhir
Puisi
Rintik Menyamarkan Senja
Rinai Menutup Senja Tung Widut Matahari tenggelam Gelap langit perlahan Rintih ikut menyembuyikan senja Hitam datang membalut alam Terdengar gemericik Terasa dingin Cerita terdengan berbisik Hujan membawa kepul kopi Selengkapnya
Memuja Mu
Memuja Mu Tung Widut Aku tak henti memujamu Kesempurnaan alam atas titah Mu Aku selalu memujamu Memberi nafas dalam hidupku Kau beri sinar pagi Hangat dalam jiwa Kau beri terik Selengkapnya
Kembali Menanti
Kembali Menanti Tung Widut Rindu buah dari penantian Pada waktu yang kosong Membayangkan Selalu terbayang Ingin bertemu Cerita tentang rasamu Cerita tentang perjuanganmu Cerita tentang ceriamu Cerita tentang Selengkapnya
Berbagi Untuk Nan Menghampiri
Berbagi Untuk Nan Menghampiri tiada ada suatu ada ketika sesuatu menhampiri ku secara fisik atau maya sama saja semua atas sepengetahuan Allah SWT terjadi atas izin Allah SWT Selengkapnya
Kasih di Ujung Senja
Kasih di Ujung Senja Tung Widut Datang kala temaram tiba Menyirnakan jingga yang kan datang Melambai dengan derai mempesona Tanpa angin membersamai Kasih datang tepat waktu Merayu dengan rintik mesra Selengkapnya
Pagi Ketika Rindu
Pagi ditemani secangkir kopi ketika rindu kembali menyapa bayangan sosokmu hadir kembali anganpun harap datangnya bahagia Dulu setiap pagi selalu berbincang mesra sambil menghirup hangatnya secangkir kopi yang tersaji Selengkapnya
Kabut di Antara Bukit
Kabut Antara Bukit Tung Widut Titik air memuputih Datang perlahan dari balik bukit Menyapu matahari yang mengitip dari sela dedaunan Putih menguasai bingkai alam Keindahan menjadi buram Kabut datang Selengkapnya
Bulan Tak Tertangkap
Bulan Tak Tertangkap Tung Widut Cahaya rembulan hilang ditelan awan Cahaya meredup semakin pudar Gulita didepan mata Tak ada lagi bayang pohon Tak ada lagi bayangan rumah Semua hilang Hanya Selengkapnya
Berkaca
Berkaca Tung Widut Sejuta warna menghiasi wajah Terlihat dari kaca cermin Jelas diri sendiri Kadang menipu hati Wajah ceria memancar pada lampu ruang Mampu menyembunyikan duka dalam dada Senyum manis Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 37
- 38
- 39
- 40
- 41
- …
- 240
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.














