KMAB 40 Semangat Kemerdekaan Dua tahun sudah hari kemerdekaan penuh sembilu Diterpa badai pandemi nan pilu Bumi pertiwi merintih dan menangis sendu Seakan semua ingin berakhir hanya Selengkapnya
Puisi
REFLEKSI
Diri dan jiwaku berjalan…terus berjalan Menyusuri detik demi detik, menit demi menit, dari jam ke jam Dengan tugas nan maha Selengkapnya
Puisi 40 Rinduku Pada Jingga
Rinduku Pada Jingga Nina Sulistiati Di bawah langit senja kubaca ulang cintaku Yang datang dan pergi tak berarah Luka melambungkan rasaku Hilang jauh ke arah yang tentu Ingin kubiarkan diriku Selengkapnya
Puisi 39 Surat Kecil Untuk Gendis
Surat Kecil Untuk Gendis Nina Sulistiati Hari ini tiga belas tahun lalu kau hadir menuliskan kisah takdir penuh suka cita meski banyak lara mengiringi cerita Namun bahagia itu tetap terukir Selengkapnya
Senjakala
Senjakala itu ketika matahari pelan-pelan meninggalkan hiruk pikuk manusia berlari-larian mengejar kereta pulang dengan penuh beban di pundaknya Senjakala itu sewaktu matahari malu melihat perempuan-perempuan bergincu berjajar sepanjang jalan Selengkapnya
Senja Tak Terpilih
Senja Tak Terpilih Tung Widut Maafkan kali ini aku tak menyapamu Beribu alsan mengalahkanmu dalam waktu Demi rembulan yang sejak siang menunggu Demi cinta yang tak mungkin menepismu Selengkapnya
RUAH KEHIDUPAN
Disamping gua Bunda Maria Kujadikan mezbah kemesraan meditasiku Disitu aku dapat menatap Bunda, yang berdiri tegak dalam ketegaran Membagi kasihnya Bunda yang hari ini diperingati pestanya Dimuliakan, diangkat kesurga Memeteraikan Selengkapnya
Kau dan Senja
Kau itu seperti senja datang sesaat, lalu pergi begitu saja tapi hadirmu selalu membawa keceriaan itulah kenapa aku dilanda kerinduan Aku rindu lembut sorot matamu renyah senyum bibirmu rindu Selengkapnya
Puisi 38 Our Family
Our Family NinaSulistiati Ibu Kesabaran adalah seni menjalankan hidup yang tak mudah Dia menjadi kekuatan yang maha dahsyat menghadapi segala rintangan yang terbentang di sepanjang perjalanan hidup melahirkan, merawat dan Selengkapnya
Sekat Senja
Sekat Senja Tung Widut Siang temaram kelabu Matahari sedang malu-malu Diam di balik awan nan sendu Sorot senja memerah tak tampak Cahaya suka lenyap dalam gelap Sebuah gerimis yang Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 63
- 64
- 65
- 66
- 67
- …
- 240
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.









