Masih Sahabat
Tung Widut
Langkah gontai mendekat
Dari jauh jaman dahulu kala
Puluhan tahun tanpa semuka
Hanya kabar dari layar kaca bercahaya
Sampai saatnya bersama
Senyum tercermin saat biru putih
Masih sama walau di balik masker
Hanya guratan wajah sangat terlihat
Penua memang ada
Aku pinjam catatanya
Kata itu terngiang jelas
Seakan masih kemarin terdengar
Mengingatkan saat persahabatan antara kita
Waktu telah membawanya di kursi penguasa
Penampilan berwibawa menghiasi wajah ramah
Disini aku tetap seperti dulu
Kau rayu dalam deraimu senyummu
Merangkul penuh keakraban
Sahabat tanpa kasta









