Bulan Penuh

Rembulan Penuh
Tung Widut

 

Berlaksa purnama menunggu
Dalam temaram kesunyian waktu
Kini pertengahan bulan kembali datang tanpamu
Kau masih nun jauh di sana

Janji adalah sebuah janji
Meminta harulah di tepati
Kesabaran dilalui dalam menanti
Berdoa agar kau benar tak pindah ke lain hati

Purnama penuh tempat menumpahkan rasa
Keriunduan yang semakin membucah
Tangis tanpa sapa dirasa setiap saat
Kadang bimbang atas kesetiaan

Datanglah saat yang tepat
Saat purnama penuh kembali bersinar
Agar makna remang di hati terjawab
Kau masih untuk kehidupanku

Berliki hidup sekian jalan
Menunggu bukan waktu yang nyaman
Segala rindu yang bersarang tanpa tenang
Mengharap keutuhan cintanya

Tuhan
Setiakan hatiku untuknya
Sabarkan jiwa menunggu kembali sekian purnama
Jalankan jalankan hidup apa adanya

Tinggalkan Balasan