
Menanam ADENIUM
Tung Widut
Adenium mempunyai daun yang yang cukup kecil. Seukuran jari jempol orang dewasa. Pada ujungnya bulat ada runcing sedikit di atas sirip tengah daun. Daun Adenium tergolong tidak lebat. Hanya beberapa saja. Kadang pada dahan tidak ada daun, tapi bunganya bermekaran. Keadaan ini bisa terjadi bila bunga Adenium terkena sinar matahari yang cukup.
Adenium yang ditanam di pot bisa tumbuh besar. Pemilik Adenium biasanya memotong bagian atas atau bagian batang yang sudah tidak indah lagi. Potongan batang bisa di tanam untuk pembiakan. Begitu tunas tumbuh, biasanya Adenium langsung mengeluarkan bunga. Inilah indahnya Adenium, walau dipotong hampir pangkal akar dia akan tumbuh dan langsung menampilkan bunga yang indah.
Memperbanyak tanaman Adenium bisa dengan memotong bagian batang lalu ditancapkan. Bagian batang dipotong memakai gunting atau pisau kemudian ditanam pada media tanah dengan air yang cukup. Baru menacapkan lebih baik diletakkan dulu di tempat yang teduh, tapi tetap terkena sinar matahari. Kekurangan cara pembiakan ini, batang tidak bisa besar seperti ubi. Akar akan kecil-kecil dan tertanam di dalam tanah.
Penbiakan lain yaitu dengan menanam biji Adenium. Biji didapat dari buah Adenium. Buah adenium berbentuk bulat memanjang seperti tanduk. Dalam buah yang berbentuk terdapat berpuluh biji. Biji Adenium berbentuk bulat. Panjang sekitar 1 cm atau sebesar lidi. Keunikan dari biji Adenium di ujung dan pangkalnya terdapat serabut. Ini bisa membawa biji Adenium terbang agak tinggi bila ditiup angin. Sehingga sangat memungkinkan adanya ini tumbuh jauh dari induknya.













