Hujan Kelabu

 

Hujan dalam Kelabu
Tung Widut

Pagi menjelang
Temaram menuju terang seisi alam
Menyapa selamat pagi untuk kita semua
Hanya sebuah keinginan karena biasa

Bukti hanya mendung yang datang
Matahari enggan bersolek
Hanya diam dibalik awan
Tanpa sebuah perlawanan

Dedaunna terlanjur sendu
Burung lilung arah ditengah gerimis
Tak tanpa tanda yang bisa dianutnya
Mengepakkan sayap sambil menangis
Harus kemana arah tertuju

Tinggalkan Balasan