
Pelangi
Tung Widut
Pagi datang seirama dingin
Rintik air reda sudah
Meninggalkan hawa sejuk menantang
Kali berjalan berpacu dengan waktu
Jalanan ramai dengan mesin menderu
Meninggalkan rumah dengan terkunci pintu
Semua pergi terburu
Matahari mulai merayu kabut
Menggeliat dengan sinar redup
Langit sedikit abu-abu
Terlihat melengkung tangga bidadari
Menghias dengan warna memikat hati
Merah kuning hijau biru
Pelangi jeritku








