
Pada tahun ini, tahun 2021 awal sebuah keberuntungan kenalan dengan YPTD. Menyusun sebuah buku bukan suatu angan-angan bualan saja, tapi menjadi satu bukti nyata. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2020) sangat jauh berbeda. Merasa lebih nyaman, lebih santai dalam menulis buku. Seperti yang dikatakan Bapak Thamrin Dahlan ,”Buku adalah mahkota penulis.” Memang benar, serajin apapun menulis, sebanyak apapun karya, rasanya ada yang kurang. Merasa tidak ada pengakuan secara pasti yang membanggakan.
Di YPTD mencetak buku gratis. Degan gratis akan merasa tidak terbebani apapun. Bebas untuk berkreasi sendiri. Menjadi lebih semangat, dan lebih produktif menulis.
Bergabung di YPTD mendapatkan banyak ilmu tentang kepenulisan. Desain buku. Cara mengajukan ISBN dan masih banyak lagi. Semua sebuah ilmu yang mungkin tidak banyak orang tahu. Penulis diajak untuk berproses mandiri mulai dari menulis sampai terbit sebuah buku.
Bila dibandingkan dengan tahun lalu, Karya saya bertambah. Akan mencetak buku harus berfikir tentang biaya, tapi sekarang tidak. Sehingga karya saya bisa bertambah 1. Di tahun lalu ada 2 sekarang ada 3 buku tunggal dan masih bisa mengikuti menulis bereng bersama teman-teman di beberapa komonitas.
- 2021, Serpihan Cermin Retak, Antologi Cerpen, Kramat Jati Jakarta Timur,YPTD (Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan)
- 2021, Selaksa Kata dalam Cerita, Antologi Cerpen, Kramat Jati Jakarta Timur,YPTD (Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan)
- 2021, Langkah di Jalan Setapak, Antologi Cerpen, Kramat Jati Jakarta Timur,YPTD (Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan)
Rasa bangga saya ini berkat YPTD. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Mohon maaf bila ada kesalahan. Doakan tetap bisa menulis sampai kapanpun. Selamat tahun baru.














Aamiin