
Menulis rutin seperti air yang mengalir. Tiada henti dan tanpa rintangan berarti. Setiap orang yang konsen dan rutin menulis apa pun tidak serta merta jadi dengan sendirinya. Entah terencana atau tidak, dalam menulis kita memiliki gaya menulis masing-masing. Gaya inilah sebenarnya yang memandu kita dalam menulis.
Setiap tulisan yang kita hasilkan sebenarnya mengacu pada panduan gaya (style) yang sama. Artinya, dari tulisan-tulisan sebelumnya ada gaya menulis yang selalu terpakai. Saya sendiri terbiasa menggunakan style APA Sixth Edition sebagai referensi. Ini adalah gaya menulis standar yang tersedia di Ms Office Word. Tidak masalah sebenarnya, apakah kita menggunakan Chicago Sixteenth Edition, ISO 690, dsbnya.
Ikuti Style Rujukan
Ketika berniat menerbitkan buku, biasanya ada penerbit yang sudah memiliki gaya tersendiri. Jika demikian sebaiknya penulis mengikuti panduan gaya internal yang dibuat oleh tim penerbit. Ini dimaksudkan untuk menghasilkan keseragaman gaya tulisan. Jika inginmemperkuat komunikasi terkait materi tulisan, maka konsistensi dalam penggunaan gaya menulis sangat penting.
Sehingga untuk terus mencapai standar tulisan yang sama, maka penulis harus mengklarifikasi panduan gaya apa yang perlu diikuti. Katakanlah Anda menulis buku secara keroyokan (antologi) di sekolah. Agar tulisan memiliki keseragaman gaya, maka perlu menentukan panduan gaya mana yang harus diikuti semua orang dalam proses penulisan yang nantinya terdokumentasi.
Simpan di Cloud
Dalam menulis secara berkelompok (keroyokan) sebaiknya tulisan tersimpan juga ke cloud sehingga semua orang dapat merujuknya saat dibutuhkan. Bahkan ketika panduan gaya mendapat pembaharuan, semua orang yang terlibar menulis akan menerima pemberitahuan tentang pembaruan yang terbuat untuknya.
Salah satu media saat ini yang sangat ideal dalam proses menulis adalah akun belajar.id. Sistem penyimpanan unlimited berbasis cloud dan berbagi tulisan sangat tepat untuk menjadi platform menulis bersama. Menulis dengan cara berbagi di drive dan cloud membantu peneyertaan daftar periksa di akhir proses penulisan. Berbagi dalam satu template menulis akan memudahkan penulis untuk memverifikasi bahwa mereka telah mengikuti semua langkah dan fase yang diperlukan dalam proses penulisan. Sehingga dokumen tulisan/naskah yang telah tersusun benar-benar bernilai.
Menulis dan menyimpan di drive/cloud akan menghemat waktu dan sumber daya dengan mengidentifikasi elemen dan struktur penting dari dokumen tulisan kita. Keseragaman template yang dapat digunakan penulis saat menyusun dokumen tidak hanya meningkatkan efisiensi dan output tulisan, tetapi juga memastikan pedoman gaya dan standar kualitas terpenuhi secara konsisten.
Salah satu cara terbaik untuk membangun budaya menulis yang sukses adalah dengan melibatkan banyak orang dalam membangun proses penulisan, dan membuatnya menyenangkan. Saya telah mencobanya menulis bersama siswa yang saya ajar. Kami menulis puisi berbahasa Inggris selama satu bulan. Dan pastikan untuk menjaga agar semua dokumen yang relevan dengan proses penulisan dapat terbaharukan dan tersimpan di lokasi terpusat, yakni cloud, minimal menggunakan Google Drive.






