Ending Novel Novelis (11)

Cover by Ajinatha

Ubah Penampilan

Aku mulai masuk kantor lagi setelah kakiku benar- benar pulih. Ah…iya. Ada sedikit yang berbeda dari penampilanku.

Aku mengenakan pakaian yang lebih rapi dan sopan. Tak seperti pada awal aku masuk kerja. Karenanya banyak pegawai yang tidak ngeh dengan kedatanganku di kantor.

Aku lebih tenang sekarang. Tak ada rasa khawatir dengan pikiran jorok pegawai laki- laki. Jujur, ada sih pegawai yang sering mengirimkan gombalan, gambar seronok atau kata-kata bijak. Apalagi aku tak masuk kerja dua hari. Lebih banyak yang mengirimkan pesan.

Jangan berpikir bahwa Pras termasuk pegawai yang mengirim pesan padaku. Tak ada satupun pesan darinya.

Aku segera menuju ruang kerjaku. Aku merasa ada yang membuntutiku.

“Mbak Ajeng, tunggu…”

Suara itu tak asing di telingaku. Aku menghentikan langkahku. Kubalikkan badanku.

“Alhamdulillah mbak Ajeng sudah baikan…”

Aku tersenyum.

“Maaf, saya nggak ngaruhke selama mbak Ajeng nggak masuk kerja. HP saya hank…”

“Nggak apa- apa, mas. Yang penting doanya…”

Kubalikkan lagi badanku. Kulangkahkan kakiku menuju ruanganku yang hanya tinggal dua meter dari tempatku berdiri.

“Mbak Ajeng…”

“Iya, mas…”

Pras menghampiriku dan mengamatiku dengan seksama.

“Sekarang mbak Ajeng lebih rapi. Lebih cantik…”

Kutundukkan wajahku. Aku berharap Pras tak menangkap perubahan rona wajahku saat itu.

 

Tinggalkan Balasan

1 komentar