WRITING IS MY PASSION (MENULIS ADALAH GAIRAH HIDUP SAYA)

KILAS BALIK

Writing is my passion memiliki arti menulis adalah gairah hidup saya. Judul buku ini menjadi saksi lahirnya buku saya yang ke-21 dan buku ke-22. Buku ini dibuat 2 jilid saat Bu Kanjeng memberikan materi di kelas belajar menulis Om Jay pada tanggal 11 Juli 2021 dengan tema Jadikan menulis sebagai passion.

Pertemuan Perdana Gelombang 19&20
Kelas menulis Om Jay Gelombang 19&20

 

Tema Writing is my passion kembali diangkat Bu Kanjeng pada tanggal 31 Agustus 2021, saat memasuki kelas Belajar Bicara Public Speaking For Teacher yang didirikan oleh Om Jay. Kelas bicara ini sudah memasuki angkatan ke-3.

Flyer Belajar Bicara Webinar APKS PGRI

 

Simak video berikut di sini https://youtu.be/q_FVaElOknQ

 

WRITING IS MY PASSION (Menulis adalah gairah hidup saya)

BUKU KE- 21&22

Tema Writing is my passion diabadikan menjadi buku antologi dan diberi kata pengantar oleh Om Jay. Buku ini ditulis 2 jilid dengan jumlah peserta jilid satu 23 penulis dan jilid 2 diikuti 30 penulis. Jumlah total peserta writing is my passion adalah 53 penulis. Proses pengumpulan naskah dimulai tanggal 12 Juli 2021 dengan deadline 12 Agustus 2021, sedangkan proses buku sampai ke penulis dimulai sejak tanggal 28 Agustus 2021.

Sumber: Dokumentasi penulis

Antusias para peserta kelas menulis gelombang 19 dan 20 sangat besar karena buku ini ditulis sampai 2 jilid. Terasa sekali aura para peserta yang saling menyemangati satu sama lain. Hal ini akan memotivasi diri untuk bisa berkarya bersama teman-teman satu perjuangan.

 

HAMBATAN MENULIS

Sesungguhnya banyak yang ingin menjadi penulis namun hanya SEDIKIT orang yang MAMPU MEWUJUDKANNYA.

Mereka sering memili kendala saat ingin menulis yang berasal dari faktor internal (diri sendiri) seperti:

  • Merasa tidak berbakat
  • Tidak memiliki ide
  • Tidak suka menulis
  • Tidak berani menerima kritikan
  • Tidak memiliki waktu
  • Tidak percaya diri

Dari sekian banyaknya kendala tersebut, mungkin kendala satu orang dengan yang lain akan berbeda. Lain orang lain kepala, lain lagi kendalanya. Heheehe.

Untuk mengatasi kendala tersebut kita bisa mencari seseorang yang bisa memotivasi diri kita untuk bangkit dari rasa takut akan menulis. Saya menjadikan Bu Kanjeng sebagai motivator, yang akan selalu membimbing dan mengingatkan diri untuk terus naik kelas dan mengikuti jejak beliau terkait masalah penerbitan buku.

Selain motivasi, etos kerja yang kuat akan menghasilkan sebuah karya tulis yang bermakna. Misalnya ketekunan saya menjadi moderator, akhirnya berbuah manis dan dikemas menjadi sebuah buku yang berjudul “Kunci Sukses Menjadi Moderator Online.”

Menurut beliau, hingga saat ini profesi penulis adalah salah satu pekerjaan yang dihormati dan dihargai. Kemampuan menulis juga dipandang sebagai indikator intelektualitas dan kematangan berpikir. 

 

MULAI MENULIS

Saat kita mau menulis, kita bisa memulai dengan pertanyaan Why(mengapa) kita harus menulis dan How(bagaimana) cara menulis?

Tujuan menulis:

  1. Orientasi Material (uang, royalti)
  2. Orientasi Eksistensial(popularitas)
  3. Orientasi Personal(ekspresi diri)
  4. Orientasi Sosial(mengubah mindset masyarakat serta membangun peradaban)
  5. Orientasi Spiritual(ibadah)

Syarat menjadi penulis:

  1. Read(membaca)
  2. Discuss(diskusi)
  3. Look&feel(lihat&rasakan)
  4. Socialize(pergaulan)

Persiapan sebelum menulis:

  1. Gali dan temukan ide
  2. Tentukan tujuan, genre, dan sasaran pembaca
  3. Menentukan topic yang disukai dan dikuasai bisa buku fiksi maupun buku nonfiksi
  4. Membuat outline(daftar isi)
  5. Mengumpulkan bahan materi/buku atau referensi

Bagaimana cara kita menulis? Jawabannya: JUST DO IT! Lakukan dan tulislah dari hal sederhana misal apa yang dilihat, didengar, dan dialami, maka tulislah. Penulis pemula harus fokus pada ketekunan(presistence) dalam proses menulis. Menulis buku juga menurut beliau juga sebagai amal shaleh yang tidak putus dan mendatangkan manfaat hingga kehidupan akhirat.

 

PROSES MENULIS

Dalam proses menulis perlu time target, disiplin, kenyamanan (comportability), fasilitas ( facilities), penyemangat (mood booster). Saat naskah buku sudah selesai, lakukan tahap editing(penyuntingan), revising(memperbaiki), dan publishing(menerbitkan).

Sejak bekerja sama dengan Bu Kanjeng, saya ditawari menjadi Kurator yang bertugas dari mengumpulkan naskah peserta, membuat link grup WA, membuat daftar link biodata untuk pengiriman buku nanti, serta mengelola biaya pendaftaran. Kurator bertugas dan bertanggungjawab hingga buku sampai ke tangan penulis. Perlu koordinasi yang baik antara kurator dengan para peserta agar semuanya berjalan lancar.

Adapun dengan biaya yang dikeluarkan, kembali lagi kepada peserta dalam bentuk buku antologi, buku kurator, dan buku Bu Kanjeng. Jadi, peserta nanti berhak mendapatkan 3 buku. Peserta juga berhak mendapatkan e-sertifikat dari penerbit sebagai apresiasi sudah berani menulis buku ber-ISBN.

Menulis buku antologi adalah sebuah jembatan mewujudkan mimpimu sebagai seorang penulis. Jadi, jangan takut untuk bermimpi, menulislah hari ini agar hidupmu bermakna dan bermanfaat bagi orang lain. Bahagianya bisa membantu para penulis mewujudkan mimpinya memiliki buku antologi Writing is my passion.

Menjadikan Bu Kanjeng sebagai motivator telah merubah hidup saya. Selain diminta sebagai kurator, Bu Kanjeng juga mengajari saya untuk menjadi editor. Ada beberapa naskah resume peserta yang diedit oleh saya. Ada juga novel Juminah, salah satu alumni murid saya, yang mengabadikan kisahnya selama menjadi TKW di Arab Saudi.  Saya salut dengan semangatnya yang menulis naskah, hanya melalui hp dengan media WhatsApp. Ini menandakan bahwa, tak ada laptop, hp pun bisa jadi alat untuk menulis naskah novel atau pun naskah buku. Keren bukan?

Nah, jadikan menulis sebagai gairah hidup. Maka, itu akan menjadi sebuah kebutuhan dan akan terasa kurang saat kita sehari saja tidak menulis. Di akhir materi, Bu Kanjeng membuka antologi Writing is my passion jilid 3, sehingga pertemuan ini berbuah manis.

 

Salam blogger inspiratif

Aam Nurhasanah, S.Pd.

#KarenaMenulisAkuAda(KMAA)

#DAY12KMAAYPTDChallenge

 

Tinggalkan Balasan

1 komentar