Remang Remang Malam
Oleh : Raja zainol afandi
Susana malam begitu mencengkam
mengalir teriakan tangis bergelimang
Pada ratapan asa yang mengalir ke jurang
Aku penghuni remang remang malam
Yang kian terus merintih,menjerit
terhimpit pada jajanan hidup
Aku ingin seperti mereka
kian tersenyum tanpa rasa duka
Aku bukan penggoda
juga bukan membawa petaka
Aku terhempas badai karena cermin datar
yang memberi janji palsu
Aku terbuai pada ayunan kesakitan
Aku juga ingin menefis jauh dari terbangnya kupu kupu malam
Dalam ikatan ketidakkuasaanku
Aku tau mereka hanya memandangku sebelah mata
menilai buruk rupaku
Aku ingin memeluk kembali hidup yang jauh dari remang remang malam
dalam lantunan tertekan
Aku ingin ada penyelamat kebahagian hidupku
yang terikat sempurna
Oh…..Tuhan
Yang memberikan kasih sayang tiada batas buruk sangka
Keluarkan aku dari jeritan petaka malam malam remang
Agar hidupku terukir bersematkan tauladan
Tuk bisa berteduh pada titian yang membelai harapan penuh kesan
penuh dengan kasih sayang
Yang kian jauh tertelan
Oh….Tuhan
Yang Maha Adil
Berikan keadilan yang terukur padaku
Berikan kekuatan jati diri,untukku menepis dahaga buruk sangka
Aku ingin kebahagian hanya milikMu
Aku milikMu
Yang kan kembali pada pelukkan kasih sayangMu
Yang tiada salah menilaiku
Dari pandangan drajat taubatku
Sanglar, 13 Juli 2022


