
Artikel ke 33
Manajemen Waktu yang Buruk
Salah mengatur waktu dalam menulis akan mempengaruhi motivasi menulis, bahkan bisa merusak ‘mood’ dalam menulis. Makanya dalam artikel sebelumnya juga dibahas perihal “Memilih waktu yang tepat untuk menulis,“ karena soal ini sangatlah penting dalam menulis.
Manajemen waktu adalah proses Pengendalian waktu berdasarkan suatu rangkaian Kegiatan yang telah direncanakan dan dipertimbangkan berdasarkan kemungkinan yang harus dikontrol dalam prosesnya agar maksimal.
Manajemen waktu yang buruk bisa menjadi salah satu faktor menurunkan motivasi menulis. Karena, tanpa manajemen waktu yang tepat, maka proses menulis tidak akan efektif dan maksimal.
Inilah hal yang tidak disadari oleh banyak penulis, terutama penulis pemula yang memang masih beradabtasi dengan dunia kepenulisan. Pencapaian hasil yang maksimal dalam menulis sangat dipengaruhi manajemen waktu yang dikelola.
Bagi seseorang yang memang sudah berprofesi sebagai penulis soal ini mungkin bukan lagi masalah, karena aktivitasnya sehari-hari hanya menulis. Lain soal bagi yang memiliki kesibukan lain, sementara kegiatan menulis hanyalah kegiatan tambahan.
Misalnya, Anda adalah seorang penulis yang juga pekerja kantoran. Bila Anda ingin menjalankan keduanya, maka Anda harus bisa membagi waktu antara bekerja dan menulis, kapan waktunya menulis dan kapan pula waktunya bekerja. Tentunya tidak bisa dikerjakan secara paralel.
Bisa jadi Anda memiliki pilihan untuk menulis di hari libur kerja, yakni Sabtu dan Minggu. Pada hari itu, Anda harusnya benar-benar memanfaatkan waktu untuk menulis. Tapi, Anda mungkin terlena untuk bersantai menonton film atau melihat sosial media hingga lupa waktu dan menghambat proses menulis.
. “Pahami satu hal bahwa waktu adalah satu-satunya mata uang aktual yang Anda miliki. Meskipun mungkin menakutkan bagi sebagian orang, itu adalah kebenaran tertinggi.” – Neeraj Agnihotri
Manajemen waktu ini hanya persoalan kebiasaan dan kedisplinan. Ada yang sangat disiplin dengan hal ini, sehingga segala sesuatu yang dijalankan setiap hari sudah sesuai dengan apa yang direncanakan.
Bagi yang memiliki banyak aktivitas lain selain dari menulis, tentunya manajemen waktu yang buruk akan merusak berbagai kegiatannya sehari-hari, dan itu akan mempengaruhi motivasi bukan cuma dalam hal menulis, juga yang lainnya.
Mungkin Anda perlu membaca Filosofi yang sederhana dari Stephen King, tentang aktivitasnya dalam menulis, seperti yang tertera dibawah ini:
Ketika ditanya,” Bagaimana Anda menulis? ” Saya selalu menjawab, “Satu kata setiap saat,” dan jawabannya selalu diberhentikan. Tapi hanya itu saja. Kedengarannya terlalu sederhana untuk menjadi kenyataan, tetapi pertimbangkan Tembok Besar China, jika Anda mau: satu batu pada suatu waktu. Itu saja. Satu batu pada satu waktu.
Sepintas terdengar sangat sederhana, yakni menulis satu kata setiap saat. Kalau dimaknai, artinya setiap saat, setiap waktu yang dilakukan Stephen King hanya menulis. Bisa juga dimaknai satu kata setiap saat itu dalam artian saat mendapatkan waktu dan kesempatan untuk menulis.
Kembali kepada bagaimana Anda mengelola waktu, buruk manajemen waktu Anda, akan akan rusaklah semua rencana dan kegiatan Anda. Seperti pepatah mengatakan, “Gara-gara nila setitik, rusak susu sebelanga.”









Harus bisa mengelola waktu ya Pak Aji
Ya ito..karena kalau manajemen waktunya buruk akan merusak motivasi kita dalam Menulis.. Terima kasih ito