Bulan suci Ramadhan adalah bulan rahmat dan penuh berkah. Bulan suci ibarat sebuah madrasah yang sedang menggodok para santri-santrinya. Untuk mengendalikan hawa nafsu, menata pikiran dan hati, menghilangkan rasa malas, dan meningkatkan kualitas ibadah. Apa tujuannya? tujuannya tidak lain adalah untuk menjadi insan yang makin bertaqwa.
Sahabat fillah… banyak amalan-amalan selain puasa ramadhan yang dianjurkan untuk kita laksanakan di bulan suci ini salah satunya adalah membaca/tadarus Al-Qur’an. Membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan memiliki banyak pahala dan keutamaan. Salah satunya janji Allah Swt adalah dikumpulkan bersama malaikat di surga, semoga kita termasuk golongan di dalamnya.
Berikut ini penulis paparkan 7 keutamaan membaca atau tadarus Al-Quran selama bulan Ramadhan.
1.Membaca Al-Qur’an adalah sebaik-baik ucapan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Amma ba’du, sesungguhnya sebaik-baik ucapan adalah kitab Allah, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad, seburuk-buruk urusan adalah perbuatan yang diada-adakan (dalam agama) dan semua bid’ah adalah sesat.” (HR. Muslim)
2. Al-Qur’an akan memberikan syafaat di akhirat
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat memberikan syafaat kepada pembacanya.” (HR. Muslim)
3.Mendapatkan pahala/kebaikan berlipat
Pahala membaca Al-Qur’an pada hari biasa 1 huruf akan dilipatgandakan hingga 10 kebaikan, apalagi jika kita melaksanakannya pada bulan suci Ramadhan tentu akan lebih berlipat ganda lagi.
Nabi Muhammad Saw pernah bersabda : “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan. Saya tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi).
Anjuran untuk membaca Al Quran selama bulan Ramadhan juga sebagaimana firman Allah sebagai berikut:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗوَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗيُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖوَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Artinya : “Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur.” (Q.S.Al-Baqarah : 185)
4. Di surga akan dikumpulkan bersama Malaikat
Hal itu sebagaimana sabda Nabi Saw berikut:
“Orang yang mahir membaca Al-Quran kelak (mendapat tempat di surga) bersama para malaikat yang mulia lagi taat. Sementara orang yang kesulitan dan berat jika membaca Al Quran, maka ia mendapatkan dua pahala.” (HR. Bukhari dan Muslim).
5. Menjadi manusia terbaik dalam pandangan Allah
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sebaik-baik kamu adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)
6. Orang yang membaca Al-Qur’an diibaratkan seperti buah utrujjah
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur’an adalah seperti buah utrujjah; aromanya wangi dan rasanya enak. Orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an adalah seperti buah kurma; tidak ada wanginya, tetapi rasanya manis. Orang munafik yang membaca Al-Qur’an adalah seperti tumbuhan raihaanah (kemangi); aromanya wangi tetapi rasanya pahit, sedangkan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an adalah seperti tumbuhan hanzhalah; tidak ada wanginya dan rasanya pahit.” (HR. Bukhari-Muslim)
7. Mendapatkan rahmat dan ketentraman bagi pembacanya
Dan yang ketujuh keutamaan membaca Al-Qur’an adalah akan mendapatkan rahmat dan ketentraman hati bagi pembaca, yang akan menyebabkan hidup kita akan makin berkah.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidaklah berkumpul sebuah kaum di salah satu rumah Allah, mereka membaca kitab Allah dan mempelajarinya, kecuali akan turun ketentraman kepada mereka, diliputi oleh rahmat, dikelilingi oleh para malaikat dan Allah akan menyebut mereka ke hadapan makhluk di sisi-Nya.” (HR. Muslim)
Sobat fillah, demikian pemaparan 7 keutamaan membaca Al-Qur’an, semoga Allah mudahkan kita untuk melaksanakan amalan ibadah ini, bukan hanya di bulan suci tapi juga dibulan-bulan lainnya sebagai buah manis dari madrasah ramadhan. Aamiin Yaa Robbal ‘Alamiim…













*PADA AKHIRNYA SEMUANYA BERAKHIR “SAMA”*
SAAT USIA 50-AN…. “CANTIK DAN JELEK, SAMA SAJA”.
(Tak ada yang melirik lagi).
SAAT USIA 60-AN… “PENDIDIKAN TINGGI DAN PENDIDIKAN RENDAH, POSISI TINGGI DAN POSISI RENDAH, SAMA SAJA”.
(Sudah Pensiun, tak ada lagi Boss atau Bawahan).
SAAT USIA 70-an… “RUMAH BESAR DAN RUMAH KECIL, SAMA SAJA”. (Sudah tidak lincah, hanya butuh ruang kecil untuk bisa duduk).
SAAT USIA 80-an (kalau masih hidup)
“PUNYA UANG DAN TIDAK PUNYA UANG, SAMA SAJA”. (Saat itu uang tak lagi bisa membeli steak/rendang/kikil yang lezat, dan tak bisa lagi travel jauh2).
SAAT USIA 90-an… “TIDUR DAN BANGUN, SAMA SAJA”,
(Karena setelah bangun, tetap tidak tahu apa yg akan dilakukan).
SAAT AJAL TIBA. “KAYA DAN MISKIN, SAMA SAJA”.
(Kita hanya akan dikubur; orang-orang akan menangisi kita kemudian melupakan kita, karena mereka sudah dipenuhi oleh persoalan hidupnya masing-masing).
Oleh karena itu, semasa hidup, _*JANGAN SOMBONG*_ atas apa yg dimiliki, karena semua akan _*BERAKHIR SAMA*_. Jangan habiskan waktu mencari uang sampai lupa membantu yang membutuhkan dan berbagi waktu dengan orang-orang tercinta dan orang-orang yang merindukan bantuan.
Selalu _*BERBUAT BAIKLAH*_ sampai akhir hayat, karena pada akhirnya semua tak akan membawa apa-apa, hanya *AMAL yang akan mengikutimu dan KEBAJIKAN* yang akan selalu dikenang .
*Semoga bermanfaat…..☝️selamat pagi sahabatku ❤️❤️
MasyaAllah…betul Omjay….semoga kita tergolonga hamba-Nya yang beruntung sukses dunia akhirat…aamiiin