Lamunanku (3)

“Sinta, jangan lembur malam ini. Tolong Mak Cik memasak ada tamu yang nak datang.” Sambutan pagiku hari ini, belum juga masuk segelas air untuk mememani pagiku tapi permintaan Mak Cik

Lamunanku (2)

Aku kembali mengenang nasib diri menumpang, sampai kapan akan menumpang, jika benar selentingan di kantor akankah aku salah satu dari yang akan diberhentikan. Hembusan napas terasa berat, tapi apa yang

Lamunanku (1)

Langit yang sejak dari pagi sudah muram, tentunya dibarengi udara yang dingin membuat mataku merasa mengantuk. Pekerjaan di depanku menumpuk tapi tak ada niatku untuk memulai pekerjaan. Akhir pekan seharusnya

Durasi Cinta (4)

Aku memandang jauh kehamparan samudra di depanku, sudah lebih dua jam aku memandangnya. Pikiranku bercelaru, aku tidak berharap dengan semua yang diucapkan Bang Farhan, ketika aku siap untuk berpisah mengapa

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.